Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ibas: Generasi Muda Harus Ciptakan Nilai Dari Ekonomi Biru
Kamis, 24 September 2026 17:00 WIB
Sebelumnya
Dorong Penguatan 1.000 Kampung Nelayan
Ibas juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan kampung nelayan agar tidak berhenti pada pembangunan fisik maupun besaran anggaran, tetapi benar-benar menghasilkan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita kawal 1.000 kampung nelayan. Pastikan kampung nelayan itu bukan hanya sekadar nominal, tetapi benar-benar ada barangnya, ada aktivitas ekonominya, ada model pembiayaan yang dibutuhkan UMKM nelayan kita,” ujar Ibas.
Baca juga : Edhie Baskoro: Indonesia Emas Harus Tanpa Bandar Narkoba
Menurutnya, masyarakat pesisir membutuhkan akses yang lebih kuat terhadap pembiayaan, teknologi, pasar, infrastruktur, pendidikan, dan konektivitas.
Penguatan UMKM pesisir, kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu, penting agar masyarakat nelayan dapat naik kelas dan menciptakan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan bagi keluarga mereka.
Efisiensi Energi untuk Nelayan
Baca juga : Hendri Satrio: Pengisi Dapil Nasional Bukan Pilihan Partai
Ibas turut menyoroti tingginya biaya operasional nelayan, khususnya yang berkaitan dengan bahan bakar. Ia mendorong kajian dan pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi energi kapal dan perahu nelayan, termasuk pemanfaatan teknologi baru maupun alternatif energi.
Menurutnya, efisiensi biaya melaut akan berdampak langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan nelayan.
“Kalau biaya mereka bisa ditekan melalui konversi maupun inovasi teknologi baru, tentu ruang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka menjadi lebih besar,” katanya.
Baca juga : Dede Yusuf: Kami Memikirkan Jutaan Suara Hangus
Dr. Edhie Baskoro juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan kebijakan energi yang dapat membantu menekan biaya operasional sektor perikanan dan kemaritiman, dengan tetap memperhatikan efektivitas serta keberlanjutan program.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya