Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Peduli ABK
Sara Dirikan Wira’s Playroom untuk Anak Kebutuhan Khusus
Selasa, 3 November 2026 18:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersama Reshma Wijaya, pendiri Saraswati Learning Center, mendirikan Wira's Playroom atau ruang bermain untuk anak kebutuhan khusus (ABK). Ruang pendidikan inklusif ini dibuka di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).
Sekolah inklusif ini menghadirkan pendekatan pendidikan yang menghargai keunikan, kebutuhan dan cara belajar setiap anak. Pendekatan tersebut sejalan dengan laporan Global Education Monitoring Report 2020 UNESCO. Laporan itu menunjukkan, pendidikan inklusif yang dirancang dengan baik dapat mendukung pencapaian akademik, perkembangan sosial dan emosional, rasa percaya diri serta penerimaan anak di lingkungan sekolah.
Srikandi Partai Gerindra yang akrab disapa Sara ini mengatakan, gagasan pendirian Wira's Playroom berangkat dari pengalamannya mendampingi tumbuh kembang putranya, Wira, yang memiliki Down Syndrome. Pengalaman tersebut membuat keponakan Presiden Prabowo Subianto ini memahami pentingnya lingkungan pendidikan yang mampu mengenali kebutuhan sekaligus potensi setiap anak.
Ia menyebut, ketika semua anak dituntut mengikuti sistem pembelajaran yang sama, mereka yang memiliki kebutuhan berbeda berisiko tidak mendapatkan dukungan yang tepat untuk berkembang.
Baca juga : DPR: Konser Andrea Bocelli Perkuat Diplomasi Budaya, Dongkrak Pariwisata & Ekraf
“Wira's Playroom lahir dari sebuah harapan sederhana: agar anak-anak kita tidak harus berjuang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang belum memahami mereka. Justru lingkungan belajar yang seharusnya mampu disesuaikan dengan kebutuhan anak," ujar Sara.
Ia mengatakan, tantangan bagi orang tua anak berkebutuhan khusus bukan sekadar menemukan sekolah yang bersedia menerima anak mereka, tetapi juga tempat yang benar-benar memahami dan mendukung tumbuh kembang anak.
Dari pengalaman sebagai seorang ibu, Sara belajar bahwa tantangan terbesar bukan semata mata menemukan sekolah yang bersedia menerima anak, tetapi menemukan tempat yang benar-benar memahami dan mampu mendukung mereka untuk berkembang.
“Saya ingin Ruang bermain ini memiliki kesempatan untuk belajar dengan bahagia, merasa diterima dan membangun kepercayaan diri. Saya percaya setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama," tuturnya.
Baca juga : Saraswati Gerindra Sentil Para Pengusaha
Sementara itu, Reshma membawa pengalaman dan filosofi pendidikannya dalam merancang kerangka pendidikan serta sistem pembelajaran Wira's Playroom. Pengalamannya mendampingi putrinya, Cheryl yang juga memiliki Down Syndrome, membentuk keyakinannya bahwa setiap anak mempunyai kemampuan, potensi dan cara belajar yang unik.
Melalui pendekatan play with purpose, setiap aktivitas bermain dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Anak anak diberi kesempatan untuk bereksplorasi, berkomunikasi, membangun hubungan, mengembangkan kemandirian, serta mengenali kekuatan dirinya.
Perjalanannya dimulai bersama Cheryl, yang mengajarkan bahwa sebuah diagnosis tidak menentukan batas kemampuan dan masa depan seorang anak. Keyakinan inilah yang terus membentuk caranya memandang pendidikan.
“Bagi saya, bermain bukanlah sesuatu yang terpisah dari belajar, melainkan salah satu cara paling alami bagi anak untuk memahami dunia dan mengembangkan kemampuannya," kata Reshma.
Baca juga : Gandung Apresiasi Langkah Menperin Kawal Pasokan Gas untuk Industri
Menurutnya, ketika lingkungan belajar disesuaikan dengan kebutuhan anak dan memberikan ruang untuk bereksplorasi, berbagai potensi yang sebelumnya belum terlihat dapat berkembang. Ruang bermain ini menjadi pilihan bagi keluarga yang membutuhkan lingkungan pendidikan dengan dukungan individual dan pendekatan yang memperhatikan perkembangan anak secara menyeluruh.
"Ke depan, kami berharap pendekatan pendidikan tersebut dapat terus disempurnakan dan berpotensi diterapkan di berbagai wilayah Indonesia," ujarnya.
Wira's Playroom yang berada di bawah naungan Yayasan Saraswati Wira Bhakti ini mengembangkan layanan pendidikan usia dini dan sekolah dasar, serta dukungan terapi dan perkembangan anak secara terintegrasi.
"Dengan filosofi Where Every Child Belongs, and Learning Feels Like Play, Wira's Playroom berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, hangat dan menyenangkan, tempat setiap anak merasa diterima dan didukung untuk berkembang sesuai dengan potensinya," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya