Dark/Light Mode

Gandung Apresiasi Langkah Menperin Kawal Pasokan Gas untuk Industri

Minggu, 25 Oktober 2026 11:21 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepastian pasokan gas dengan harga kompetitif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan produksi dan daya saing industri nasional.

Karena itu, Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman mengapresiasi komitmen Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji untuk mengawal ketersediaan pasokan gas bagi sektor industri di Tanah Air.

Menurut Gandung, kepastian pasokan dan harga gas yang terjangkau dibutuhkan oleh berbagai sektor industri, terutama yang menjadikan gas sebagai bahan baku maupun sumber energi dalam proses produksi.

“Komitmen Menteri Perindustrian untuk mengawal pasokan gas bagi industri patut kita apresiasi. Gas merupakan salah satu komponen strategis dalam struktur biaya produksi sejumlah sektor industri. Karena itu, kepastian pasokan dan harga yang kompetitif sangat penting untuk menjaga produktivitas, daya saing, dan keberlangsungan industri nasional,” ujar Gandung, yang berasal dari Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (24/10/2026).

Baca juga : Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul

Gandung menilai, kebijakan prioritas pemenuhan kebutuhan gas bagi industri dalam negeri perlu diterapkan secara konsisten dan terukur.

Pemerintah, kata dia, harus memastikan kebutuhan energi sektor industri mendapat perhatian serius agar kegiatan produksi tidak terganggu oleh ketidakpastian pasokan maupun tingginya biaya energi.

Ia menegaskan, penguatan industri nasional merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi Indonesia.

Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor industri juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah sumber daya dalam negeri, memperkuat rantai pasok nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Baca juga : Menperin Dukung Pengutamaan Gas Bumi Untuk Kebutuhan Dalam Negeri

“Jangan sampai industri kita memiliki kapasitas produksi dan peluang pasar yang besar, tetapi menghadapi kendala akibat pasokan gas yang tidak pasti atau biaya energi yang kurang kompetitif. Pemerintah harus hadir untuk memastikan industri nasional mendapatkan dukungan yang memadai agar mampu tumbuh dan bersaing,” tegas Gandung, yang juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran wilayah DIY.

Gandung menekankan pentingnya koordinasi antara Kementerian Perindustrian, kementerian dan lembaga terkait, serta para pemangku kepentingan di sektor energi.

Sinergi tersebut diperlukan agar kebijakan penyediaan gas bagi industri berjalan efektif, mulai dari perencanaan kebutuhan, alokasi pasokan, distribusi, hingga pengawasan pelaksanaannya.

Ia juga mendorong agar kebijakan prioritas gas industri memperhatikan kebutuhan berbagai sektor strategis, termasuk industri baja, pupuk, petrokimia, keramik, kaca, dan sektor manufaktur lainnya yang memiliki ketergantungan signifikan terhadap gas.

Baca juga : Kunjungi Cimory, Menperin Tantang Industri Susu Bikin Keju Khas RI & Es Krim

“Pengawalan pasokan gas harus menghasilkan dampak nyata bagi dunia usaha dan pekerja industri. Kita ingin industri nasional semakin produktif, investasi semakin menarik, kesempatan kerja semakin luas, dan produk dalam negeri semakin mampu bersaing dengan produk impor,” tambahnya.

Gandung berharap komitmen Menperin dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, antara lain evaluasi berkala terhadap kebutuhan gas industri, peningkatan kepastian kontrak dan distribusi, serta pengawasan agar kebijakan yang telah ditetapkan benar-benar dirasakan oleh pelaku industri.

Menurutnya, kebijakan energi dan kebijakan industri perlu berjalan beriringan. Ketersediaan sumber daya energi yang memadai harus dioptimalkan untuk memperkuat struktur industri nasional, meningkatkan investasi, serta mendorong hilirisasi dan penciptaan nilai tambah di dalam negeri.

“Prioritas industri nasional harus diwujudkan melalui kebijakan yang konsisten, terukur, dan berpihak pada penguatan ekonomi dalam negeri. Kami berharap komitmen Menperin dalam mengawal pasokan gas ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat fondasi industri Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” tutup Gandung Pardiman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.