Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
“Saya sarankan Mas Sandiaga segera minta maaf. Ini waktu yang baik. Belum terlambat,” tutur Ketua Gerindra Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan ini.
Sebenarnya, pada deklarasi Ijtima Ulama yang pertama di Jakarta, Sandiaga sudah merespons dukungan ini. Namun, tanggapannya biasa saja. Bahkan cenderung tak antusias.
Baca juga : Siti Fauziah: Peran Perempuan Penting Dalam Pembangunan Nasional
“Silakan saja. Hampir setiap hari ada kegiatan yang berkaitan dengan kontestasi demokrasi,” ujar Sandiaga, Rabu (10/11).
Sandiaga menegaskan, dia tidak memikirkan Pilpres 2024 karena sedang fokus pada kegiatan membangkitkan pariwisata dan ekonomi.
Baca juga : Rebecca Klopper, Dituding Selingkuhan Junior
Dugaan adanya friksi disampaikan oleh Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. Dia menyebut, ada kemungkinan timbulnya friksi di internal Gerindra setelah munculnya tudingan rekayasa Ijtima Ulama dari sesama kader Gerindra.
“Pernyataan salah satu elite Gerindra itu menegaskan satu hal bahwa di internal Gerindra ada friksi. Perkara biasa dalam partai politik. Tapi kalau sudah muncul kritik terbuka sesama kader begitu, biasanya eskalasi di internal lagi hangat,” kata Adi Prayitno kepada detik.com, kemarin.
Baca juga : Hendrasmo Ditunjuk Dewas Menjadi Dirut RRI
Menurut dia, publik sebetulnya saat ini menunggu apa yang terjadi dengan Gerindra. Sebab, jika tudingan ini mewakili suara partai, bukan tidak mungkin hal itu teguran keras terhadap Sandiaga. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya