Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani meyakini, sosok Presiden terpilih Prabowo Subianto, mampu menjaga kebhinekaan dalam berbangsa dan bernegara.
Namun, itu semua bisa terwujud jika setiap kader Gerindra konsisten berjuang dan menjaga kemenangan Pemilu 2024, dengan tidak mencederai melalui pragmatisme atau kepentingan jangka pendek.
"Kita inginkan pemimpin yang bisa menjaga kebersamaan kita berbangsa bernegara. Kita ingin menjaga kerukunan, menjaga kebhinekaan, dan sosok Prabowo Subianto adalah sosok yang bisa kita yakini untuk bisa menjaga itu semua," ujar Muzani, di acara Rapat Kerja Nasional Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Kepada seluruh skuad Gekira, organisasi sayap Partai Gerindra yang dipimpin Farry Djemy Francis, Muzani menyebut saat ini partainya sedang diuji dengan sebuah kemenangan. Ujian kemenangan jauh lebih berat, dari pada kekurangan dan keterbatasan.
"Ujian kemenangan berarti ada harapan," katanya.
Baca juga : Medali Emas Pertama Olimpiade Paris Jatuh Ke Tangan China
Menurut Muzani, ujian kemenangan jauh lebih berat dibandingkan ujian sebelum Prabowo terpilih sebagai presiden. Kemenangan dalam Pemilu, kata Muzani, adalah ujian yang paling sulit karena harus menjaga kepercayaan rakyat.
Itu sebabnya, Muzani meminta kepada seluruh kader Gerindra agar tidak terjebak dalam kepentingan jangka pendek atau pragmatisme yang bisa mencederai simpati publik.
Muzani berharap, seluruh skuadnya tetap rendah hati. Bahwa di Pemilu 2024 adalah kehendak rakyat.
"Kita sering terjebak kepentingan jangka pendek yang menyebabkan simpati publik simpati rakyat jadi berkurang. Kita harus jauhkan pragmatisme hedonisme dan kita harus jaga Pak Prabowo, kita harus menjaga beliau sebagai orang yang bisa menjaga perjuangan dan kepercayaan rakyat," sebutnya.
Asumsinya, seorang wakil rakyat baik di level eksekutif sebagai presiden dan level legislatif sebagai anggota DPR harus bisa menerapkan sifat-sifat ketuhanan.
Baca juga : Maung Bandung Ambil Hikmah Tersingkir Di Piala Presiden
Jika sifat-sifat ketuhanan tidak dipraktikan oleh seorang wakil rakyat, maka rakyat akan kecewa dan marah.
Itu sebabnya, Muzani meminta kepada setiap anggota DPR Gerindra yang terpilih baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan kota harus bisa menerapkan sifat-sifat ketuhanan dalam memperjuangkan aspirasi rakyatnya.
"Karenanya, kita harus berusaha menghadirkan praktek kekuasaan dalam pikiran kita bahwa Tuhan selalu mengawasi proses jalannya Pemerintahan. Maka itu saudara harus suarakan hati nurani dan terapkan sifat-sifat ketuhanan agar teman-teman terus mawas diri," pesannya.
Muzani menambahkan, rakyat sangat menaruh harapan besar terhadap Pemerintahan Prabowo ke depan dalam menjadikan Indonesia adil dan makmur.
Harapan besar rakyat itu, kata Muzani, diyakini bisa diwujudkan oleh Prabowo. Itu terlihat dari respons pemimpin dunia yang menerima Prabowo dalam kunjungan kenegaraannya beberapa waktu lalu.
Baca juga : LG Kuatkan Pasar Di RI Dengan Penelitian Dan Pengembangan
Diceritakannya, meskipun Prabowo belum dilantik. Presiden terpilih itu begitu dihormati oleh pemimpin dunia. Di antaranya, ketika Presiden Rusia Vladimir Putin duduk sejajar memberikan jempolnya kepada Pak Prabowo yang sedang berkunjung. Pun, Presiden Turki, Erdogan yang memberikan penghormatan kepada Prabowo.
"Pak Prabowo juga mendapatkan penghormatan yang luar biasa dalam kunjungannya di Perancis. Dan kita semua yakin Pak Prabowo adalah sosok pemimpin yang mendapat penghormatan dari dunia internasional karena kepiawaian beliau berkomunikasi dan personalitinya. Inilah Soekarno baru atau The New Soekarno bagi Indonesia," tutup Muzani.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya