Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Megawati Serukan Pentingnya Bounding Partai Dan Rakyat Di HUT Ke-52 PDIP
Jumat, 10 Januari 2025 19:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan seluruh kader partai berlambang banteng tentang pentingnya bounding atau ikatan emosional yang kuat antara partai dan rakyat.
Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1), Megawati menekankan bahwa bounding adalah fondasi yang menggerakkan perjuangan bersama menuju masa depan bangsa.
“Melalui peringatan HUT ke-52 ini, sengaja saya sampaikan tentang pentingnya bounding,” ujar Megawati.
Baca juga : Selektif Terapkan PPN 12 Persen, Misbakhun Puji Prabowo Pro Rakyat
Menurut Presiden kelima itu, bounding adalah ikatan perasaan lahir dan batin yang mencerminkan kebersamaan antara rakyat dan pemimpin. Konsep ini, kata Megawati, berasal dari ajaran Bung Karno yang menempatkan rakyat sebagai topangan utama kekuatan pemimpin.
“Bounding menggambarkan ikatan senasib sepenanggungan. Rakyat memberikan topangan kekuatan kepada pemimpin, dan pemimpin memberikan arah perjuangan menuju masa depan,” jelasnya.
Megawati menegaskan bahwa cita-cita besar bangsa, yaitu Indonesia Raya, hanya bisa terwujud melalui bounding. Dengan ikatan yang kuat, rakyat dan pemimpin dapat bersatu dalam ide, gagasan, serta keberanian untuk berkorban demi negara.
Baca juga : FPMI Ingatkan Pentingnya Ulama Jadi Juru Damai
“Mereka yang bounded juga memiliki inisiatif dan prakarsa baru untuk terus berjuang hingga tercapailah seluruh cita-cita bangsa,” ujarnya.
Selain itu, Megawati mengingatkan pentingnya bounding antar-kader. Menurutnya, kebersatuan internal partai akan membangun spiritualitas juang yang menjadi ciri khas PDI Perjuangan.
“Dengan bounding, maka partai akan terus setia pada jalan ideologi dan konstitusi. Dengan bounding, partai menganalisis setiap realitas politik dengan seksama hingga merumuskan jalan solusi masa depan dengan cara yang benar pula,” tegasnya.
Baca juga : Jakarta Prioritaskan Penanganan Banjir Pada APBD 2025
Megawati juga mengutip ajaran Bung Karno yang menempatkan partai sebagai suluh atau pelita perjuangan bangsa. “Inilah hakikat yang oleh Bung Karno dikatakan, partai, lah, yang memegang obor. Partai, lah, yang berjalan di depan, dan partai, lah, yang menjadi suluh jalan gelap yang penuh dengan ranjau-ranjau sehingga menjadi terang,” kata Megawati.
Dia menyampaikan bahwa kader yang telah bounded dengan rakyat akan menjadi penggerak perubahan tanpa mengenal lelah atau menyerah.
“Percayalah bahwa kita memiliki modal yang kuat sebagai bangsa pejuang,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya