Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dianggap Adopsi Gagasan Jokowi, Pengamat Sebut Konsep Untuk Besarkan PSI
Senin, 10 Maret 2025 09:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat politik Adi Prayitno berpandangan, pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) soal gagasan partai super Tbk diadopsi PSI, untuk membesarkan partai tersebut di masa yang akan datang.
"Ketika Jokowi mengatakan partai perorangan itu diserobot atau diadopsi oleh PSI, itu semacam kode keras sebenarnya bahwa Jokowi kelihatan ingin membesarkan PSI untuk di masa-masa yang akan datang," kata Adi, saat dikonfirmasi, Minggu (9/3/2025).
Baca juga : Wamen Fahri Gagas Bank Tanah Untuk Pembangunan Perumahan
Adi menilai, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang juga anak bungsu Jokowi, akan menerapkan kemampuan Jokowi untuk partainya.
Sehingga, partai yang dipimpinnya akan tumbuh berkembang di masa yang akan datang.
Baca juga : Putin Dan Trump Akrab Lagi, Rusia Tugaskan Diplomat Kawakan Untuk AS
"Karena apa pun, Ketum PSI adalah Kaesang, kemudian mengadopsi pikiran Jokowi soal partai perseorangan dan sangat mungkin research kemampuan Jokowi di masa-masa yang akan datang untuk mensupport bagaimana PSI tumbuh berkembang menjadi partai yang besar," ujarnya.
Namun, Adi juga memprediksi jika pernyataan Jokowi adalah untuk menunjukan bahwa PSI merupakan partai Jokowi.
Baca juga : Menkop: Penguatan Koperasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
"Apalagi partai perseorangan dinilai identik dengan memiliki irisan dengan partai super tbk, itu jelas kode keras sebenarnya partainya Jokowi per hari ini secara tidak formal ya PSI sebenarnya," imbuh Adi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya