Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Harus Dicegah Agar Tak Jadi Masalah
Waspada, Pengemis Serbu Jakarta Jelang Bulan Puasa
Kamis, 6 Februari 2025 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) diharapkan mengambil langkah-langkah untuk mencegah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) menyerbu DKI Jakarta menjelang bulan Ramadan. Sebab, kehadiran mereka menganggu kenyamanan warga.
Penyandang PMKS seperti pengemis, pengamen, anak punk, manusia silver, manusia gerobak dan badut selalu menyerbu Jakarta menjelang bulan puasa dan hari Raya Idul Fitri.
Karena itu, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta terkait harus bekerja sama untuk mengatasi masalah sosial tersebut.
Baca juga : Si Merah Buru Kursi Di Final
Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta Oman Rohman Rakinda menyarankan, Dinas Sosial (Dinsos) menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP untuk melakukan antisipasi sebelum mereka datang. Salah satu upaya yang bisa dilakukan, yakni mendata lokasi yang banyak disinggahi PMKS. Lalu melakukan pendataan dan memantau dari mana asal mereka.
Oman menekankan pentingnya memberikan efek jera kepada koordinator atau orang yang membawa PMKS ini masuk ke Jakarta, agar tidak mengulanginya.
Diketahui, para PMKS musiman biasanya dikoordinir oleh seseorang. Mereka disebar ke sejumlah wilayah ramai untuk mengais iba.
Baca juga : Tenis Rotterdam Open 2025, Alcaraz Balas Dendam
“Aksi koordinator yang mendrop PMKS harus dicegah,” ujar Oman di Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Demi keamanan dan kenyamanan masyarakat, Oman menyarankan para PMKS musiman yang tidak memiliki tempat tinggal di Jakarta harus dipulangkan ke daerah asalnya.
“Ini PR (Pekerjaan Rumah) Dinsos dan Satpol PP ya,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya