Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jalin Silaturahmi Ke Ponpes & Kiai
Golkar Jaga Harmoni Relasi Ulama-Umara
Senin, 17 Maret 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia bersilaturahmi ke para kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) selama Ramadan. Hal ini menunjukkan beringin merupakan partai inklusif yang menjunjung nilai religius dan menjaga harmoni ulama dan umara.
Silaturahmi itu dari mulai ke Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta hingga ziarah ke makam Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyaikh Hasyim Asyarie di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Shoim Haris menegaskan, partainya merupakan partai inklusif yang menjunjung nilai toleransi, kemajuan dan kesetaraan berdasarkan nilai religiusitas.
Datangnya bulan suci Ramadan yang berkah menjadi momentum menegakan prinsip keadilan dan spiritualitas.
Baca juga : Pemprov Tolak Premanisme Pengumpulan THR Lebaran
"Ketum Bahlil menggunakan momentum ini untuk menyelami nilai tersebut dengan Safari Ramadan sebagai wahana silaturahmi, sekaligus memantapkan nilai universal spiritualisme, inklusivisme dan kemajuan," kata Shoim kepada Rakyat Merdeka, Minggu (16/3/2025).
Bagi Golkar, lanjut Shoim, Ponpes telah menjadi identitas besar dalam kultur Islam di Indonesia. Ponpes menjadi tempat pendidikan bagi santri menyiapkan generasi bagi keberlangsungan umat dan bangsa.
Tak hanya itu, Ponpes dalam sejarah bangsa ini adalah ikon bagi tumbuhnya nasionalisme Indonesia.
Inilah komunitas awal yang melawan penjajah Belanda dengansegala tindakan dan kultur barat yang dibawanya. Ponpes adalah benteng kultural, ideologi dan politik dalam melawan kolonialisme barat.
Baca juga : Bahlil Totalitas Dukung Calon Bupati Tasikmalaya
"Kedatangan Ketua Umum Bahlil ke Ponpes seakan menegaskan kembali positioning Partai Golkar yang selalu tumbuh bersama pesantren, kiai dan santri," tegasnya.
Bahlil, kata dia, juga berziarah dan berdoa di kompleks pemakaman pendiri Tebuireng yang juga para muasis NU, organisasi masyarakat Islam terbesar di dunia yang telah berperan panjang dalam pembangunan nasionalisme, mempertahan dan mengisi kemerdekaan.
NU tetap dinantikan kontribusinya dalam kesuksesan pelaksanaan demokrasi yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Selain ke NU, Bahlil juga bertandang ke pesantren dan madrasah Muhammadiyah. Bagi Golkar, NU dan Muhammadiyah menjadi bantalan bagi berjalannya sistem negara republik Indonesia.
Baca juga : KPK Gandeng Kejagung Tagih Uang Pengganti Rp 109 Miliar
"Golkar menilai, dua organisasi ini adalah sayap garuda yang terkepak agar NKRI terbang tinggi. Tanpa dua organisasi ini semua rencana pembangunan akan banyak menghadapi kendala dan eksistensi NKRI dapat terkoyak," tuturnya.
Safari Ramadan Bahlil, sambungnya, juga memberi makna tentang harmoni relasi ulama dan umara yang memang sepatutnya dijaga. Bukan hanya untuk menjaga stabilitas nasional sebagai alas pembangunan, juga pemahaman berkah dalam bangsa religius ini menemukan makna mendalamnya.
"Bahlil dan Partai Golkar inginselalu mendapatkan berkah bagi setiap agenda pembangunan agar kesejahteraan dan keadilan tercapai," ucapnya.
Teranyar, Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengunjungi Ponpes Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya