Dark/Light Mode

Peluang Jokowi Kolaborasi dengan PSI Menuju 2029, Ini Prediksi Pengamat

Rabu, 26 Maret 2025 21:15 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berpeluang bergabung dengan partai politik yang selama ini memiliki peran dalam dinamika politik nasional.

Selain delapan partai yang memiliki kursi di DPR RI, opsi lain adalah bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang dinilai mampu bersaing dalam mewarnai politik nasional.

Baca juga : Perhutani Gelar Sobat Aksi Ramadan BUMN 2025 Di PKBM Himata Tangerang

Peluang Jokowi untuk bergabung dengan PSI, partai yang kini dipimpin oleh anak bungsunya, Kaesang Pangarep, terbuka lebar.

"Sehingga sangat mungkin Joko Widodo bergabung dengan partai yang saat ini dipimpin oleh anak bungsunya. Apalagi secara jelas gagasan partai super terbuka oleh Jokowi diwujudkan oleh Kaesang di PSI," ujar Fernando.

Baca juga : Krakatau Steel dan Pindad Kolaborasi Wujudkan Kemandirian Industri Pertahanan

Dia berpendapat, jika Jokowi mengambil peran strategis di PSI, baik sebagai pembina atau dalam jabatan lainnya, hal ini akan memberikan dampak signifikan bagi partai tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara Kaesang sebagai Ketua Umum PSI dan Jokowi dalam posisi strategis akan meningkatkan daya saing dan elektabilitas PSI dalam menghadapi Pemilu 2029.

Baca juga : Cuaca Besok Di Bekasi Apakah Hujan Atau Panas? Ini Prediksi BMKG Rabu (12/3)

"Kolaborasi antara Kaesang sebagai Ketua Umum dan Jokowi sebagai Pembina atau jabatan lainnya akan mampu meningkatkan suara PSI 2029 yang akan datang," jelasnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Jokowi terkait langkah politiknya setelah 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.