Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Bahlil Lahadalia: Idul Fitri, Kemenangan Sekaligus Terlahir Suci Kembali
Senin, 31 Maret 2025 15:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melaksanakan salat Idul Fitri 1446 H di Masjid Ainul Hikmah yang berada di area DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (31/3/2025).
Pada kesempatan itu, sebagai pimpinan partai, Bahlil mewakili keluarga besar Partai Golkar menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah serta mohon maaf lahir dan batin.
"Semoga kita semua saling memaafkan, dan dalam masa puasa, amal ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT, dan seluruh dosa kita dapat diampuni. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin," kata Bahlil yang juga Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.
Baca juga : Dahnil Anzar: Idul Fitri Momentum Saling Memaafkan dan Jadi Pribadi Lebih Baik
Menurut dia, makna Idul Fitri adalah hari kemenangan setelah melewati satu bulan puasa dan cobaan untuk meningkatkan iman sebagai umat Islam. Maka kini, di hari yang fitri, berarti manusia kembali suci.
"Ini ibarat manusia, hari Idul Fitri ini seperti bayi yang baru lahir. Kita kembali kepada fitrah, kembali kepada kesucian, dan sejauh mana kita jalan di jalan sirotol mustaqim sampai setahun ke depan lagi," ujarnya.
Bahlil menyatakan, Idul Fitri ini sekaligus menjadi momen bagi Partai Golkar untuk tetap berada di garis terdepan memperjuangkan hak-hak rakyat. Ia pun menyebut bahwa sejatinya Golkar merupakan penyambung lidah rakyat.
Baca juga : Ribuan WNI Hadiri Idul Fitri dan Halal Bihalal di KBRI Riyadh
"Golkar lahir sebagai penyambung lidah rakyat, untuk memperjuangkan apa yang sesungguhnya menjadi bagian yang harus kita lakukan, sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa kita dan itu terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945," tuturnya.
Terkait pemudik tahun 2025, Bahlil menyebutkan bahwa pemudik secara tidak langsung menggerakkan perekonomian didaerah.
"Penudik yang berada di kampung halaman menciptakan pemerataan ekonomi dan ini menurut saya bagus," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya