Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru evaluasi publik atas kinerja Gubernur- Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara 2025.
Salah satu data yang dirilis adalah elektabilitas parpol di Sultra saat ini. Hasilnya, ada tiga parpol yang menduduki tiga besar dengan elektabilitas tinggi saat ini.
Partai Gerindra menduduki posisi teratas dengan elektabilitas mencapai 43,8 persen.
Baca juga : Muzani Serukan Kader Gerindra Sulsel Jaga Kepercayaan Rakyat
Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Partai Golkar dengan elektabilitas 9,9 persen, kemudian PDI Perjuangan dengan 6,9 persen.
"Pada pertanyaan elektabilitas partai politik, jika pemilu dilakukan hari ini, responden palin banyak memilih Partai Gerindra, disusul Golkar kedua, dan PDI Perjuangan ketiga," ujar Peneliti Charta Politika Indonesia, Wahyu Minarno.
Wahyu menerangkan, tingginya elektabilitas Partai Gerindra di Sultra saat ini dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya, karena Gerindra saat ini adalah partai penguasa di Indonesia. Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, adalah pemenang Pilpres.
Baca juga : Muzani Target Gerindra Brebes Sapu Bersih Di Pemilu 2029
Kemudian faktor lain, Gerindra juga merupakan partai pemenang Pilgub Sultra 2024. Calon yang diusungnya, yakni Andi Sumangerukka, saat ini menjadi gubernur.
Angka elektabilitas Gerindra yang tinggi di Sultra ini juga sejalan dengan data hasil survei tingkat kepercayaan dan kepuasaan masyarakat terhadap kepemimpinan Andi Sumangerukka.
Sebanyak 81,5 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sultra itu.
Baca juga : Gasperini Mantap Terima Pinangan AS Roma
Namun demikian, Wahyu bilang, elektabilitas parpol ini tentu masih sangat bisa berubah, tergantung dari kerja-kerja politik mesin partai untuk menarik simpati masyarakat, terutama saat-saat menjelang Pemilu 2029.
Charta Politika menggunakan metode wawancara tatap muka dengan teknik multistage random sampling, dengan 2.000 responden di seluruh kabupaten/kota Sulawesi Tenggara. Adapun margin of error pada survei ini sebesar 2,18 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya