Dark/Light Mode

Tanggapi Survei Elektabilitas Partai di Jatim

Meski Gerindra Juara, PKB Optimis Menang

Selasa, 29 Juli 2025 07:15 WIB
Bendahara Dewan Pimpi­nan Wilayah (DPW) PKB Jatim, Fauzan Fuadi. (Foto: Dok. Pribadi)
Bendahara Dewan Pimpi­nan Wilayah (DPW) PKB Jatim, Fauzan Fuadi. (Foto: Dok. Pribadi)

 Sebelumnya 
Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim ini menilai, lon­jakan elektabilitas tak lepas dari efek kepemimpinan Presiden ke-8, Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

"Program-program prioritas seperti ketahanan pangan, Koperasi Desa Merah Putih, makan bergizi gratis, penegakan hukum, hingga diplomasi luar negeri yang makin kuat, memberikan sentimen positif bagi publik. Ini tercermin dalam kepercaya­an masyarakat terhadap Partai Gerindra," terangnya.

Chusni juga menyampai­kan arahan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang selalu mengin­gatkan seluruh kader agar tetap rendah hati dan fokus bekerja. Sebab itu, pihaknya akan terus memperkuat kaderisasi dan kon­solidasi, agar Gerindra semakin kokoh menghadapi kontestasi politik ke depan.

Baca juga : Untuk Ketiga Kalinya, Kejagung Panggil Lagi Mantan Stafsus Nadiem

"Kami tidak boleh lengah. Kemenangan di Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Kepala Dae­rah (Pilkada) harus menjadi peny­emangat dan bukti bahwa amanah yang diberikan rakyat dijalankan dengan baik," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur The Republic Institute, Sufyanto menyatakan, hasil survei terbaru yang dilakukan pihaknya men­empatkan, Partai Gerindra di posisi teratas elektabilitas partai politik di Jatim. Dia mempredik­si, hasil itu akan mengubah peta politik di Jatim, yang selama ini didominasi oleh PKB dan PDI Perjuangan.

Menurutnya, kenaikan elekta­bilitas Gerindra dipengaruhi oleh sejumlah variabel strategis. Di antaranya, kinerja Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim yang aktif turun ke masyarakat, dan efek elektoral dari Presiden Prabowo Subianto masih kuat.

Baca juga : Perumnas Bangun Hunian Subsidi Di Tengah Kota…

"Kinerja anggota legislatif Gerindra di DPR dan DPRD Jatim, juga menjadi salah satu indikator. Mereka dinilai aktif dan responsif oleh konstituen," jelasnya.

Sufyanto mengungkap tren penurunan dua partai besar di Jatim, yakni PKB dan PDI Per­juangan. "PKB, yang sebelum­nya menjadi partai dominan di basis Nahdliyin Jawa Timur, mu­lai kehilangan daya tarik pasca kekalahan sejunlah kadernya di Pilkada 2024," imbuhnya.

Sementara, lanjut dia, penu­runan elektabilitas PDI perjuangan disebabkan oleh pengaruh politik nasional pasca Pilpres 2024. "Me­reka juga kekecewaan terhadap kinerja elite partai dan banyaknya kegagalan dalam kontestasi kepala daerah," tandasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.