Dark/Light Mode

Kader Banteng Masuk PSI, Rudy: Mereka Ngejar Kekuasaan, Enggak Paham Ideologi

Selasa, 12 Agustus 2025 22:33 WIB
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX FX Hadi Rudyatmo
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX FX Hadi Rudyatmo

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo cuek bebek soal tiga kader banteng yang hengkang dan berlabu ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurutnya, mereka yang pindah partai itu memang tak paham ideologi Partai. Motifnya, kata dia, cuma satu ngejar kursi kekuasaan.

"Kalau seperti mereka (Ginda, Wawanto, Dyah) tujuan utamanya ya meraih kekuasaan," sindir Rudy Selasa (12/8/2025).

Seperti diketahui, tiga kader PDI Perjuangan Solo, yaitu  Ginda Ferachtriawan, Wawanto dan Dyah Retno Pratiwi resmi cabut ke PSI. Surat pengunduran diri sudah diterima DPC. Bagi Rudy, kepergian mereka tak ngaruh sama sekali. “Enggak ada artinya kok di PDI Perjuangan,” tegasnya.

Baca juga : Kader Banteng Pindah Ke PSI, Puan: Silakan Jika Tak Lagi Ingin di PDIP

Rudy membeberkan, Ginda cuma pengurus PAC dan jarang nongol. Wawanto sebatas pengurus ranting, habis itu tak terpilih lagi. Dyah yang sempat jadi anggota DPRD diakuinya naik kursi berkat bantuannya.

"Itu namanya enggak tahu diri," celetuknya.

DPC Solo bahkan sudah mengusulkan pemecatannya ke DPP. Tapi Rudy mengaku, urusan organisasi biar jalan sesuai mekanisme. “Kalau ketemu ya salaman saja, biasa,” katanya santai.

Dia juga yakin hengkangnya tiga kader itu tak akan bikin dukungan ke PDIP goyah. 

Baca juga : Hari Anak Nasional, Cerebrofort Gelar Pekan Seni Anak Pintar Indonesia

"Ibu Mega saja bilang, kalau nggak suka, out. Apalagi melanggar aturan partai,"ujarnya

Sementara itu, Ginda Fachriawan mengaku pilih PSI karena ingin lebih aktif berpartisipasi di partai anak muda.

"Sudah cukup lama di PDIP, saya mau buka lembaran baru di PSI. Isinya anak muda, pikirannya segar. Di PSI, saya rasa bisa lebih berkontribusi," ujarnya.

Ginda menegaskan, kepindahannya bukan karena faktor keluarga Jokowi maupun Kaesang Pangarep. 

Baca juga : Kampanye di Banten, Caketum PSI Agus Herlambang Yakin Sejarah Akan Terulang

"Ini murni karena kedekatan saya dengan PSI. Siapa tahu di partai baru ini saya bisa berkontribusi,” pungkasnya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.