Dark/Light Mode

PKS: Keteladanan Pendiri Bangsa Harus Diwariskan kepada Generasi Muda

Minggu, 16 Agustus 2026 12:03 WIB
Foto: PKS.
Foto: PKS.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengajak generasi muda untuk kembali menggali pemikiran dan keteladanan para pendiri bangsa.

Menurutnya, nilai integritas dan sikap hidup yang diwariskan para tokoh bangsa tetap relevan untuk menghadapi tantangan kehidupan bernegara saat ini.

Ajakan tersebut disampaikan Kholid saat membuka diskusi Indonesia Muda Bicara edisi menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bertajuk "... Adalah Hak Segala Bangsa", Sabtu (15/8/2026).

“Memang penting anak-anak muda mendapat cerita para pendiri bangsa. Memang para pendiri bangsa tidak sempurna, tetapi keteladanan yang mereka berikan kepada kita itu yang harus kita contoh. Keteladanan pemikiran dan sikap-sikap itu seperti oase di tengah politik yang transaksional saat ini,” kata Kholid.

Baca juga : SGU Perkuat Pendidikan Generasi Muda Melalui Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

Kholid kemudian menceritakan pengalamannya saat mendampingi Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY) berziarah ke makam Mohammad Hatta pada Kamis (13/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, mereka disambut dua putri Bung Hatta, Halida Hatta dan Meutia Hatta. Keduanya juga mengajak Kholid dan Almuzzammil melihat sejumlah buku karya serta pemikiran Bung Hatta.

Menurut Kholid, Bung Hatta tidak hanya dikenal sebagai tokoh yang memiliki pemikiran kuat di bidang ekonomi dan koperasi.

Proklamator kemerdekaan Indonesia itu juga turut meletakkan dasar-dasar kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Baca juga : Novel Home Sweet Loan Diangkat ke Panggung Musikal

“Saya sampaikan ke Presiden Partai, warisan intelektual Bung Hatta ini harus diteruskan ke generasi anak muda Indonesia. Beliau tidak hanya menuliskan pemikiran, tetapi juga mewariskan keteladanan,” jelasnya.

Kholid mengungkapkan, dalam pertemuan dengan putri-putri Bung Hatta, ia sempat menanyakan rahasia sang tokoh dalam menjaga integritas, moralitas, dan keteladanan.

Menurut Kholid, Halida Hatta menjawab bahwa salah satu kunci keteladanan Bung Hatta adalah qanaah, yakni merasa cukup dan tidak berlebihan dalam menjalani kehidupan.

“Kami tersentuh sekali dengan jawaban itu. Selama kita menerima, tidak rakus, tidak berlebihan dalam hidup, kita tahu batas kewajaran, maka insya Allah kita bisa menjaga moralitas dalam segala kebijakan kita. Dan itu tidak mudah, konsistensi itu tidak mudah,” ungkapnya.

Baca juga : BNPT Ajak Semua Pihak Bersinergi Cegah Radikalisme, Generasi Muda Jadi Prioritas

Kholid menilai, kisah dan keteladanan para pendiri bangsa perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda, terutama di tengah tantangan politik dan kehidupan berbangsa saat ini.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ia mengajak generasi muda melihat kembali bagaimana para pendiri bangsa meletakkan dasar-dasar kehidupan bernegara, sekaligus meneruskan perjuangan tersebut sesuai dengan tantangan zaman.

"Delapan puluh satu tahun lalu bagaimana para pendiri bangsa kita meletakkan dasar-dasar ini dan bagaimana kita generasi muda saat ini melanjutkan perjuangan mereka, tentu dengan tantangan yang berbeda di era saat ini,” tutupnya.

Diskusi Indonesia Muda Bicara kali ini menghadirkan Anggota DPR RI Gamal Albinsaid, Pakar Hubungan Internasional Shofwan Al Banna, Pengajar Hukum Tata Negara FHUI Tata Anggraini, serta Foreign Policy Community of Indonesia Jenny Sari Winata.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.