Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Daerah
- Terima Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Disisir Densus 88
- TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI
- PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung
- Disebut sebagai Sahabat, Kapolri Panggil Jaksa Agung Kakak Asuh
Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Maju
Inovasi Kampus Harus Mampu Jawab Persoalan Masyarakat
Senin, 13 Juli 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perguruan tinggi didorong tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang menjawab persoalan masyarakat.
Di saat yang sama, kampus harus mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang berintegritas sebagai fondasi menuju Indonesia maju.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan hal itu saat menghadiri reuni akbar alumni Institut Pendidikan Darussalam (IPD), Institut Studi Islam Darussalam (ISID), dan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam rangka Milad Ke-63 UNIDA Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (12/7/2026).
Menurut Brian, Indonesia membutuhkan SDM yang tidak hanya menguasai sains dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, akhlak, serta semangat memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak talenta unggul sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa melalui pendidikan, riset, dan inovasi.
Dia mengapresiasi Pondok Modern Gontor yang selama satu abad konsisten melahirkan kader-kader bangsa yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, Indonesia membutuhkan semakin banyak pemimpin yang berkarakter kuat dan tidak mudah tergoda kepentingan pribadi.
Brian menilai, filosofi pendidikan Gontor sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak, yakni menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, dia mendorong perguruan tinggi memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar hasil riset mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
Baca juga : Wujudkan Kedaulatan Pangan, Gerindra Terus Suarakan Petani Harus Sejahtera
“Bangsa ini butuh terobosan-terobosan dari perguruan tinggi. Tidak hanya pada publikasi ilmiah, tetapi masalah-masalah di daerah diselesaikan oleh hasil riset, tesis, disertasi dari perguruan tinggi,” katanya.
Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu berharap, UNIDA Gontor dapat menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Ponorogo melalui berbagai inovasi yang diterapkan secara langsung, mulai dari pengelolaan sampah, pertanian, kesehatan, hingga penataan kota.
Brian juga mengapresiasi peluncuran Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor. Menurutnya, fakultas tersebut diharapkan mampu melahirkan dokter-dokter yang memiliki semangat pengabdian dan bersedia bertugas di daerah yang masih kekurangan tenaga kesehatan.
Selain itu, dia mengapresiasi Program 100 Doktor untuk 100 Tahun Gontor sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas SDM di perguruan tinggi.
Penerima Habibie Award pada 2024 ini menegaskan, kemajuan Indonesia hanya dapat dicapai apabila penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan seiring dengan integritas, moral, dan nilai-nilai agama.
“Ketika kekuatan sains dan teknologi bertemu dengan kekuatan integritas, agama, moralitas, maka inilah kekuatan yang sangat besar, kekuatan yang tidak bisa dihentikan lagi,” tuturnya.
Baca juga : Tetap Setia Bersama Jokowi, BaraJP Siap Sinergi Dengan PSI Jabar
Brian juga mendorong perguruan tinggi memperkuat hilirisasi hasil riset melalui pengembangan startup dan industri berbasis inovasi.
Dengan demikian, karya akademik tidak berhenti pada publikasi ilmiah, melainkan mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas.
Selain itu, dia mengajak seluruh insan pendidikan tinggi menumbuhkan optimisme, membangun budaya kerja keras, serta menanamkan cita-cita besar kepada generasi muda sebagai fondasi mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.
Menurut Brian, pendidikan memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan bangsa.
“Kita perlu membangun optimisme kepada anak didik kita, mendorong mereka untuk terus memiliki cita-cita yang besar. Inilah yang ingin kita kejar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Ditegaskan, target Indonesia menjadi negara maju hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen bangsa bekerja keras dan tidak berhenti pada tataran wacana.
Baca juga : Influencer Dilarang Jual “Bujuk Rayu” Berkedok Edukasi Dan Investasi
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie menilai, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemain penting dalam ekosistem kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) global dengan memanfaatkan kekayaan data yang dimiliki.
Menurut Stella, pengembangan AI harus diarahkan pada keunggulan yang dimiliki Indonesia. Terutama pada aspek data, serta didukung investasi jangka panjang di bidang pendidikan tinggi, pengembangan talenta, dan riset.
“Prioritas Indonesia dan peluang Indonesia adalah hal yang sama. Jika kita berpikir tentang prioritas, kita harus berpikir tentang kesempatan,” ujarnya. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 13 Juli 2026 dengan judul "Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Maju Inovasi Kampus Harus Mampu Jawab Persoalan Masyarakat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya