Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia dan 7 Negara Kompak Tekan Israel, Dorong Sanksi Atas Permukiman E1
- Andalkan Sayap Macarena, McLaren Incar Hattrick Di Sirkuit Zandvoort
- Hanura Bidik Generasi Muda, Angkat Isu Lapangan Kerja
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Gerindra Jaga Semangat Kemerdekaan, Pemerintah Fokus Sejahterakan Rakyat
Minggu, 23 Agustus 2026 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Keseriusan Pemerintah dalam memaknai kemerdekaan Indonesia tidak hanya ditunjukkan melalui upacara bendera di Istana pada 17 Agustus lalu. Tapi juga melalui ekonomi yang tumbuh 5,45 persen pada kuartal I 2026 sebagai upaya mensejahterakan masyarakat.
Politikus Partai Gerindra Muhammad Husni mengatakan, capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen pada Kuartal I 2026 menunjukkan perkembangan positif dalam pembangunan nasional. Dia mengatakan, capaian tersebut sebagai wujud keseriusan Pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
"Kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai perjalanan sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat," kata Husni dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Husni menilai, semangat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk merefleksikan, sekaligus menjaga berbagai capaian yang telah diraih bangsa. Menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen pada Kuartal I 2026 menunjukkan perkembangan positif dalam pembangunan nasional.
“Dalam pidato Bapak Presiden Prabowo kita sama-sama mendengarkan bahwa perkembangan ekonomi kita tercapai 5,45 persen yang pertumbuhannya di kuartal pertama dan ini tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
Baca juga : Gelar Sekolah Politik, Golkar Kalsel Ajak Anak Muda Perluas Wawasan
Selain pertumbuhan ekonomi, Husni menilai berbagai program Pemerintah mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya penyelenggaraan ibadah haji setelah pembentukan Kementerian Haji dan Umrah.
“Kita bisa melihat penyelenggaraan haji terbaik sepanjang sejarah dan juga biaya haji dengan tingkat kepuasan tinggi,” katanya.
Anggota Komisi VIII DPR ini juga menyoroti perkembangan lapangan kerja, kemandirian keuangan, kerukunan masyarakat, serta keamanan. Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari proses panjang dalam mengisi kemerdekaan yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.
“Banyak hal yang sudah dicapai dalam kemerdekaan 81 tahun,” pungkas Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara itu.
Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan, berbagai program Pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan perekonomian masyarakat harus diiringi tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel.
Baca juga : Pelni & ASDP Gratiskan Angkutan Kirim Bantuan
Muzani menyoroti sejumlah program Pemerintah. Yaitu, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda. Menurutnya, program-program tersebut merupakan bagian dari investasi pembangunan manusia, sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Khusus MBG, Muzani menilai, program tersebut bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045.
Muzani menambahkan, pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang membutuhkan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dia menekankan pentingnya tata kelola yang baik agar program-program tersebut benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik: tepat sasaran dan akuntabel,” tegasnya.
Terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Muzani menilai, koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dengan memperkuat posisi tawar petani, membuka akses pasar bagi nelayan, mendukung pelaku usaha mikro, serta memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok.
Baca juga : Jaga Stabilitas Dan Pacu Pertumbuhan
“Koperasi bukan sekadar badan usaha. Koperasi adalah semangat untuk maju bersama,” katanya.
Di bidang pendidikan, Muzani mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat penting untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sementara Sekolah Unggul Garuda diarahkan untuk mencetak talenta unggul di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM).
Ketua Dewan Kehormatan Gerindra itu menegaskan, seluruh kebijakan tersebut harus diarahkan pada pembangunan manusia yang berkelanjutan, tanpa mengesampingkan integritas, gotong royong, lingkungan, dan nilai-nilai Pancasila.
“Kita harus menguasai teknologi, tanpa kehilangan kemanusiaan. Kita harus menguasai ekonomi, tanpa mengorbankan lingkungan,” pungkasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya