Dark/Light Mode

Sekolah Partai PDIP Buka Diri untuk Generasi Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 15:21 WIB
Kepala Sekolah Partai PDIP Komarudin Watubun berbicara dalam kegiatan Muda-Mudi Sekolah Partai PDIP di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Dok. PDIP
Kepala Sekolah Partai PDIP Komarudin Watubun berbicara dalam kegiatan Muda-Mudi Sekolah Partai PDIP di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Dok. PDIP

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekolah Partai PDI Perjuangan (PDIP) memperluas jangkauan pendidikan politik kepada generasi muda melalui kegiatan bertajuk Muda-Mudi Sekolah Partai PDI Perjuangan. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah konten kreator dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Kepala Sekolah Partai PDIP Komarudin Watubun mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka akses Sekolah Partai kepada masyarakat luas. Menurutnya, Sekolah Partai tidak hanya diperuntukkan bagi kader internal, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran politik bagi generasi muda.

“Kalau selama ini terkesan Sekolah Partai itu elitis, untuk orang partai saja, untuk kelas tertentu, maka ketika saya menjadi kepala sekolah, kami mulai membuka diri agar jangkauannya lebih luas,” ujar Komarudin di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).

Ia menilai, keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik dan demokrasi sangat penting. Ketidakpedulian anak muda terhadap politik dapat menjadi persoalan serius karena masa depan Indonesia turut ditentukan oleh pemahaman generasi penerus terhadap sejarah, ideologi, dan tanggung jawab kebangsaan.

Komarudin mengingatkan, kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Karena itu, pemikiran Bung Karno perlu terus dipelajari dan dikontekstualisasikan dengan persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Baca juga : Terharu Lihat Maskina Jualan Pakai Seragam Partai, Said Bantu Modal

Persoalan tersebut antara lain akses pendidikan, lapangan pekerjaan, ketimpangan ekonomi, perkembangan teknologi, hingga kebebasan berekspresi. Menurutnya, pendidikan politik dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk memahami berbagai persoalan tersebut dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan itu, Komarudin juga memperkenalkan tagline pendidikan Sekolah Partai PDIP, yakni “Etika, Logika, dan Estetika”.

Etika dimaknai sebagai landasan moralitas, integritas, dan tanggung jawab kepemimpinan. Logika berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan mengambil keputusan secara rasional. Sementara itu, estetika menekankan kepekaan terhadap kemanusiaan, kebudayaan, dan nilai-nilai kehidupan.

“Etika memberikan arah, logika memberikan dasar pemikiran, dan estetika memberikan kepekaan. Ketiganya harus menjadi satu kesatuan dalam membentuk karakter dan kepemimpinan,” kata Komarudin.

Ia berharap Sekolah Partai dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, memahami ideologi, mengembangkan pemikiran kritis, serta merefleksikan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

Baca juga : Kemenkop Tegaskan KDKMP Jadi Peluang Kerja & Usaha Baru Generasi Muda di Desa

Sekretaris Umum Sekolah Partai PDIP Nida Zidny Paradhisa menjelaskan, kegiatan Muda-Mudi Sekolah Partai diselenggarakan sebagai ruang pengenalan, pembelajaran, dan dialog bagi mahasiswa serta generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat sejarah, fungsi, fasilitas, serta berbagai aktivitas pendidikan politik yang dilaksanakan di Sekolah Partai.

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini sebagai ruang pengenalan, pembelajaran, dan dialog agar adik-adik dapat mengenal lebih dekat Sekolah Partai PDI Perjuangan,” ujar Nida.

Politikus muda PDIP itu menegaskan, pendidikan politik tidak hanya berkaitan dengan partai atau kekuasaan. Pendidikan politik juga menyentuh berbagai aspek kehidupan sehari-hari, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga perkembangan teknologi dan masa depan generasi muda.

Nida berharap, kegiatan yang digelar menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut dapat menjadi ruang terbuka bagi anak muda untuk bertukar gagasan dan menyampaikan pandangan secara kritis.

Baca juga : Tugas Berat Jenderal Suyudi

“Adik-adik tidak hanya mengenal Sekolah Partai, tetapi juga dapat berdiskusi, bertanya, serta menyampaikan pandangan dan gagasan secara kritis,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Partai PDIP berharap generasi muda memiliki pemahaman lebih luas tentang pendidikan politik dan kehidupan berbangsa. Keterbukaan ruang dialog diharapkan turut mendorong anak muda berpartisipasi dalam demokrasi serta memahami peran mereka dalam menentukan masa depan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.