Dark/Light Mode

Bangun Disiplin & Loyalitas Kader Muda

Gerindra Sultra Perkuat Kesiapan Hadapi Pemilu

Sabtu, 31 Oktober 2026 06:45 WIB
Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar. (Foto: Instagram/dpdgerindrasultra)
Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar. (Foto: Instagram/dpdgerindrasultra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra. Kegiatan yang digelar selama tiga hari di Kota Kendari itu bertujuan memperkuat disiplin, loyalitas, dan karakter kader muda, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.

Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar mengatakan, Diklat Laskar Gerindra ditutup, pada Jumat (30/10/2026). Dalam kegiatan itu, urai dia, para kader tak hanya digembleng tentang pemahaman ideologi dan keorganisasian, tapi juga disiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal program Pemerintah dan menjalankan agenda perjuangan partai.

“Kaderisasi merupakan bagian dari konsolidasi organisasi. Kaderisasi menempa karakter dan kesiapan kader, termasuk memastikan seluruh anggota memiliki pemahaman yang sama tentang nilai-nilai perjuangan, tanggung jawab, dan arah gerak partai,” ujarnya di Kendari, Sultra, Jumat (30/10/2026).

Lebih lanjut, Ady mengatakan, kegiatan bertajuk “Kompak, Bergerak, Berdampak” itu diikuti oleh 300 kader muda Gerindra. Mereka berasal dari perwakilan DPD serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau pengurus tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Sultra.

Ady juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Dia menilai, program strategis yang dilaksanakan secara nasional itu telah menunjukkan besarnya keterlibatan generasi muda dalam proses penguatan organisasi.

Baca juga : Kredit Program Jadi Motor Penggerak Ekonomi UMKM

“Pendidikan dan pelatihan ini tak hanya membentuk karakter kader, tapi juga memperkuat kedisiplinan, solidaritas, serta kesiapan kader, dalam menghadapi kontestasi politik di tahun 2029,” tegasnya.

Selain itu, tambah dia, Diklat Laskar Gerindra juga bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman para kader terhadap seluruh program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Setelah memahami, mereka akan ikut mengawal pelaksanaan program strategis pemerintah Presiden Prabowo,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka menegaskan, wawasan kebangsaan tak boleh berhenti pada tatanan teori atau sekadar slogan. Menurutnya, wawasan kebangsaan harus bisa diterjemahkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Persatuan dan kesatuan bangsa harus menjadi landasan dalam mengambil keputusan, menjalankan tanggung jawab, serta menyikapi berbagai persoalan sosial dan pembangunan,” ujar Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra Sultra itu.

Lebih lanjut, Sumangerukka juga mengingatkan pentingnya membangun kecintaan terhadap produk dalam negeri. Dia menilai, dukungan terhadap produk lokal merupakan salah satu bentuk nasionalisme yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya petani, nelayan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca juga : Pertamina Bantu Warga Raup Cuan Ratusan Juta

“Ketergantungan terhadap produk impor dapat memengaruhi perekonomian nasional, ketika terjadi perubahan nilai tukar. Karenanya, kecintaan terhadap produk lokal perlu diterapkan melalui kebiasaan menggunakan dan mempromosikan produk dalam negeri,” cetusnya.

Sumangerukka juga mengingatkan para kader Gerindra tentang tantangan pembangunan di Provinsi Sultra. Utamanya, urai dia, bagaimana kekayaan sumber daya alam daerah dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat setempat.

“Potensi sumber daya alam harus diimbangi dengan pengelolaan yang tepat, termasuk pemanfaatan anggaran pembangunan. Dengan begitu, hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” harapnya.

Bendahara DPC Gerindra Konawe Utara, Samir, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia menilai pendidikan kader menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat pemahaman organisasi, sekaligus membangun kedisiplinan anggota.

“Setiap kader harus memahami nilai-nilai perjuangan partai, aturan organisasi, serta tugas dan tanggung jawab yang melekat pada keanggotaannya. Kader Laskar Gerindra harus memiliki kedisiplinan, memahami nilai-nilai perjuangan partai, serta siap menjalankan tugas organisasi sesuai aturan dan arahan partai,” tegasnya.

Baca juga : Suaranya Serak, Trump Pilih Kampanye Virtual

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Utara itu berharap, Diklat tak berhenti sebagai pengetahuan, tapi dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi sehari-hari. Dia meminta, para kader memperkuat kerja sama dan koordinasi antarkader, utamanya dalam menjalankan agenda partai di tingkat daerah.

“Konsolidasi yang melibatkan pengurus provinsi hingga kabupaten dan kota, diharapkan dapat memperkuat kesamaan pemahaman dan gerak organisasi,” pungkasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.