Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Persiapkan Relawan Dan Saksi Pemilu 2029
PKS Targetkan 87 Kursi DPR
Selasa, 3 November 2026 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai memperkuat konsolidasi organisasi relawan dan saksi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Langkah ini dilakukan untuk membangun sistem kerja elektoral yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
Ketua DPP PKS Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) Bachtiar Firdaus menegaskan, pembangunan organisasi relawan dan saksi tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang sama dari waktu ke waktu. Menurutnya, dinamika pemilu terus berkembang, baik dari sisi regulasi, perilaku masyarakat, maupun karakteristik pemilih.
“Terlebih lagi, sekitar 60 persen pemilih berasal dari kalangan generasi muda. Karena itu, organisasi relawan dan saksi harus mampu beradaptasi,” kata Bachtiar, Senin (2/11/2026).
Bachtiar mengatakan, penguatan organisasi tidak cukup hanya melalui pembentukan struktur. Hal itu harus dibarengi peningkatan kapasitas, profesionalitas, integritas, serta pemahaman terhadap regulasi dan tata kelola penyelenggaraan pemilu.
“Ada dua paradigma. Yaitu, paradigma strong core dan open ecosystem sebagai dua pendekatan yang harus dibangun secara bersamaan,” ujarnya.
Baca juga : PKB Babel Perkuat Struktur Organisasi Di Semua Tingkatan
Dia menjelaskan, strong core merupakan penguatan inti organisasi melalui sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, memiliki kecakapan, dan berkomitmen. Sementara open ecosystem menekankan pembangunan ekosistem gerakan yang terbuka, kolaboratif, serta mampu merangkul berbagai elemen masyarakat.
“Kekuatan inti organisasi harus berjalan beriringan dengan keterbukaan ekosistem. Kita membutuhkan kader dan relawan yang kuat secara kapasitas dan integritas, tetapi pada saat yang sama juga mampu membangun jejaring, berkolaborasi, serta merangkul berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, kerja elektoral tidak boleh hanya menjadi aktivitas menjelang pemilu. Sebaliknya, kerja elektoral harus menjadi bagian dari kehadiran organisasi di tengah masyarakat, terutama dalam merespons berbagai persoalan dan kebutuhan publik.
Karena itu, saksi PKS tidak hanya dipersiapkan untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pengamanan suara pada hari pemungutan suara. Mereka juga diharapkan menjadi bagian dari ekosistem gerakan sosial yang hadir, berinteraksi, dan berkolaborasi dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BP3) DPP PKS Mardani Ali Sera menekankan pentingnya mengembangkan ekosistem relawan melalui pendekatan blue ocean. Yakni, membuka ruang kolaborasi dan menjangkau potensi baru yang selama ini belum terhubung secara optimal dengan gerakan organisasi.
Baca juga : BRI Perkuat Pembiayaan Sektor Pangan & UMKM
“2027 harus menjadi momentum bagi PKS untuk bergerak lebih maju melalui penguatan konsolidasi, perluasan jaringan, dan peningkatan kapasitas seluruh elemen relawan serta calon saksi,” ujarnya.
Mardani juga mengingatkan agar seluruh elemen organisasi tidak sekadar menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam agenda pemenangan.
“Menjadi penonton bukanlah pilihan. Kami berharap seluruh elemen organisasi bergerak aktif, responsif, dan konsisten dalam menjalankan agenda-agenda elektoral,” tegas Mardani.
Dalam arah konsolidasi tersebut, Mardani menyampaikan target PKS meraih 87 kursi DPR pada Pemilu 2029. Selain itu, target perolehan suara 15 persen menjadi orientasi politik yang harus diterjemahkan ke dalam langkah kerja terukur dan berkelanjutan.
“Untuk mencapai target tersebut, penguatan manajemen saksi, peningkatan kapasitas relawan, konsolidasi struktur, serta pembangunan ekosistem gerakan yang terbuka dan kolaboratif menjadi agenda penting yang harus dipersiapkan sejak dini,” ujarnya.
Baca juga : KJMU Terlambat Cair, Mahasiswa Menjerit
Senada, Ketua Departemen Manajemen Saksi Anton Aryadi mengatakan, konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem kerja relawan dan saksi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, relawan dan saksi tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi kontestasi elektoral, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Melalui konsolidasi ini, BRSN berkomitmen memperkuat kesiapan organisasi, meningkatkan profesionalitas relawan dan saksi, serta membangun sistem kerja yang solid untuk menyongsong Pemilu 2029,” tandasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya