Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku, kecewa dengan tindakan Moeldoko yang dinilainya, tidak kesatria karena telah bersekongkol dengan internal Demokrat melakukan kudeta atas kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa (KLB).
Menurut dia, perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji tersebut, jauh dari sikap kesatria dan nilai moral serta membuat malu bagi seorang yang pernah aktif sebagai prajurit TNI.
Baca juga : Jadi Ketum Demokrat KLB, Moeldoko Rusak Citra Jokowi Dan Dirinya Sendiri
"Saya bersalah yang pernah beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepada Moeldoko. Saya mohon ampun kepada Allah Swt atas kesalahan saya itu," ujar SBY dalam konferensi pers di Puri Cikeas, Jumat (5/3) malam.
SBY menyebut, KLB ilegal tersebut telah mendaulat Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat yang merupakan pejabat pemerintahan aktif dan berada di dalam lingkaran lembaga Kepresidenan. Ditambah lagi, Moeldoko bukan kader Demokrat.
Baca juga : KLB Demokrat, Kendaraan Moeldoko Nyapres Di 2024?
SBY menceritakan, bahwa sebulan lalu, Ketum Partai Demokrat, AHY secara resmi mengirim surat kepada Presiden Jokowi tentang keterlibatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dalam gerakan penggulingan kepemimpinan Demokrat yang sah. Hal itu terbukti di KLB Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3). Moeldoko berhasil mencaplok kepemimpinan Demokrat yang sah. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya