Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Dikatakan, survei ini juga mengidentifikasi isu-isu utama yang menjadi harapan masyarakat terkait pemerintahan yang akan datang. Berdasarkan temuan survei, penyediaan lapangan pekerjaan menjadi isu yang paling penting bagi masyarakat.
Tercatat sebanyak 25,4 persen responden menganggap ini sebagai prioritas utama. Isu kedua yang dianggap penting adalah jaminan kesehatan dan kesejahteraan rakyat dengan 24,2 persen, diikuti oleh harga bahan pokok yang terjangkau sebanyak 20,9 persen.
Selain itu, 15,3 persen responden menginginkan biaya pendidikan yang terjangkau dan akses transportasi publik. "Sedangkan 14,2 persen responden berharap ada penyediaan pupuk subsidi yang merata dan ketersediaan BBM subsidi bagi nelayan," kata Togu.
Baca juga : Survei TBRC: Duet Melki Laka Lena-Johni Asadoma Ungguli 2 Paslon Di Pilkada NTT
Togu menjelaskan, survei ini dilakukan pada periode 1 hingga 10 Oktober 2024, dengan melibatkan 1.580 responden yang memiliki hak pilih di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Margin of error atau toleransi kesalahan survei ini adalah ±2,46 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
"Sampel responden diambil secara acak dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur, dan diwawancarai secara tatap muka," ucapnya.
Baca juga : Melki Lakalena Ingatkan Jangan Bawa Narasi Suku dan Agama ke Pilkada NTT
Sementara itu, pengamat Politik dan Intelijen Universitas Indonesia Muhammad Sutisna menilai, dari hasil survei ini terlihat fenomena Prabowo Effect terhadap melejitnya Elektabilitas Paslon nomor urut 2 Melki Laka Lena dan Johni Asadoma.
"Mengingat pada Pilpres lalu Pasangan Prabowo Gibran menang telak di NTT secara tidak langsung berdampak pada tingginya elektabilitas Melki Laka Lena," ujar Sutisna.
Menurutnya, pengaruh tinggi elektabilitas pasangan Melki-Johni menunjukan, pemilih parpol dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) mayoritas memberikan pilihan pada Melki-Johni.
Baca juga : BPOM Siapkan Bantuan Farmasi Untuk Sudan
Ditambah lagi, sambung Sutisna, Melki Laka Lena juga sudah dikenal publik sebagai sosok muda dari NTT di tingkat nasional karena kiprahnya sebagai anggota DPR RI yang berjuang untuk kemajuan NTT lewat legislatif.
"Kemudian effect popularitas dari mantan Kapolda NTT Johni Asadoma juga punya pengaruh besar terhadap tingkat elektabilitas Melki-Johni. Selain itu juga menunjukan kalau pemilih partai pengusung Melki-Johni ini mayoritas memberikan pilihan pada Melki-Johni," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya