Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Komunitas Tionghoa Cinta Damai mengadakan acara silaturahmi yang dihadiri oleh berbagai unsur lintas agama dan budaya di Resto Pesisir Seafood Meruya, Jakarta Barat, Minggu (13/10/2024).
Acara ini berlangsung meriah dengan kehadiran Ketua Komunitas Tionghoa Cinta Damai, Husein, serta calon Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Dalam acara tersebut, topik utama yang dibahas adalah solusi untuk mengatasi permasalahan integrasi transportasi di Jakarta. Menurut Pramono, integrasi transportasi seharusnya tidak hanya menghubungkan Jakarta dengan daerah penyangga di wilayah Jabodetabek, tetapi juga meluas hingga ke wilayah Jawa Barat seperti Cianjur dan Sukabumi.
Baca juga : Peringati Hari Habitat Dunia, PUPR Tanam Ribuan Pohon Di Seluruh Nusantara
"Harapannya, dengan adanya transportasi yang terintegrasi hingga wilayah Jawa Barat, masyarakat yang bekerja di Jakarta tapi tinggal di daerah penyangga dapat lebih mudah bepergian," ujar Pramono dalam diskusi bersama anggota komunitas.
Pramono juga menyoroti pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
"Permasalahan Jakarta sebenarnya sedikit demi sedikit sudah mulai teratasi. Tantangan ke depan adalah bagaimana mengedukasi masyarakat agar lebih memilih angkutan umum atau transportasi massal, serta mengatur waktu dalam berkegiatan di daerah perkantoran," jelasnya.
Baca juga : Pakar Puji Gaya Komunikasi Gibran dan Kaesang yang Santai Hadapi Serangan
Selain masalah transportasi, Pramono turut menyinggung permasalahan hunian di Jakarta, terutama terkait pembebasan lahan. Ia mencontohkan kasus pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), yang menurutnya sudah mulai dibahas sejak era Presiden Soeharto dan Megawati.
"Permasalahan seperti ini diharapkan bisa ditangani bersama oleh masyarakat dan pemerintah daerah ke depannya," tutup Pramono.
Acara silaturahmi ini mempererat hubungan antara komunitas lintas agama dan budaya serta membuka ruang dialog untuk mencari solusi bagi permasalahan Jakarta, khususnya dalam aspek transportasi dan hunian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya