Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Melki Laka Lena-Johni Asadoma Ungguli Dua Rivalnya Di Pilkada NTT
Sabtu, 26 Oktober 2024 15:36 WIB
Sebelumnya
Variabel lain yang dijelaskan oleh Heru Supryatno bahwa ada korelasi yang kuat antara tingkat elektabilitas para paslon dengan tingkat popularitas dan akseptabilitas mereka.
Varibel ini, paslon 02 pasangan Melki Laka Lena dan Johni Asodoma meraih tingkat popularitas mencapai 84,6 persen dan tingkat akseptabilitas nya 86,7 persen.
Kemudian paslon 01 yakni Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto mendapatkan angka tingkat popularitas 78,2 persen dan tingkat akseptabilitas 64,8 persen.
Raihan terakhir dari paslon 03 Simon Petrus Kamlasi dan Andreas Garu berada diangka tingkat popularitas 69,1 persen dan tingkat akseptabilitas 58,6 persen.
Dari hasil survey IDM ini juga menunjukan sebanyak 50,6 persen responden mempertimbangkan untuk memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang didukung Presiden terpilih Prabowo Subianto, tidak mempertimbangkan 39,3 persen, kemudian tidak tahu 10,1 persen.
Baca juga : Dedi Mulyadi Restui Pencalonan Reynaldi Di Pilkada Subang
"Sedangkan pasangan calon yang didukung Megawati Soekarnoputri sebanyak 43,4 persen respoden mempertimbangkan untuk dipilih, sebanyak 40,3 persen tidak mempertimbangkan, sedangkan tidak tahu 16,3 persen," kata Heru.
Dijelaskan, survei ini digelar dari tanggal 15 hingga 24 Oktober 2024 dengan melibatkan sebanyak 1.680 responden tersebar di 21 kabupaten dan kota di NTT. Para responden dalam survei merupakan warga pemegang KTP NTT yang berdomisili di NTT dan namanya ada pada Daftar pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024.
Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dan terbuka, memiliki angka toleransi kesalahan atau margin of error survei 2,39 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Secara terpisah, Pengamat Politik dan Ekonomi Dedi Rohman merespons, hasi survei dari Indonesia Development Monitoring (IDM) ini. Menurutnya, jika merujuk potret gambaran masyarakat NTT dari survei ini akan tergambar siapa yang akan memenangkan kontestasi.
"Jika melihat data hasil survei (IDM) ini maka potret persepsi masyarakat NTT terhadap calon pemimpin mereka tergambar jelas siapa yang akan memenangkan kompetisi ini. Terlebih durasi kampanye tersisa waktu yang sedikit," ucap Dedi.
Baca juga : Survei Voxpol: Melki Laka Lena-Johni Unggul di Pilkada NTT
Hasil survei ini, lanjut Dedi, terlihat bahwa masyarakat NTT sangat tahu dan menginginkan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang terpilih mampu memiliki dukungan yang kuat dari koalisi Parpol di Senayan serta dari pemerintahan Presiden Prabowo di pusat.
"Dari komposisi dukungan kekuatan Politik dari para paslon, maka sangat jelas pasangan Melki Laka Lena dan Johni Asadoma lah yang paling memiliki dukungan yang paling banyak dari parpol yang ada di DPR RI dan dukungan yang kuat dari pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Prabowo," ucap Dedi.
Terlebih Melki Laka Lena dan Johni Asadoma saat Pilpres 2024 merupakan bagian tim kemenangan nasional Prabowo Gibran. Sehingga Melki-Johni punya kedekatan emosional dengan hampir semua menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran yang banyak di ambil dari tim kemenangan nasional Prabowo Gibran saat Pilpres 2024 ini.
Dikatakan, jika melihat kondisi NTT maka pemimpin baru NTT nantinya harus mampu mengelola politik anggaran yang progresif sehingga mampu membawa NTT lebih maju.
"Saya kira jika para pemimpin NTT berani dan mau melakukan reformasi politik anggaran yang progresif, maka percepatan kesejahteraan rakyat di NTT akan jadi sebuah keniscayaan," ucap Dedi.
Baca juga : Survei Voxpol Center: Elektabilitas Melki-Johanis Unggul di Pilgub NTT
Karena itu, sambungnya, diperlukan sinkronisasi program daerah dan pusat bersama jaringan politik dan dukungan politik yang kuat dari parpol parpol yang ada di DPR RI sehingga mampu mendapatkan alokasi anggaran lebih besar bagi NTT.
Sehingga, bisa membiayai peningkatan sarana dan prasarana, mulai dari pendidikan, kesehatan serta anggaran lain untuk program yang mendukung kemajuan ekonomi masyarakat NTT.
Maka masyarakat NTT tidak menutup mata bahwa hubungan harmonis daerah pusat dan sebalikna ini akan menjadi pertimbangkan kuat rakyat NTT dalam memilih paslon Kepala Daerah NTT 2024 ini.
Terlebih rakyat NTT juga tahu bahwa hampir semua anggaran pembangunan di NTT selama ini 80 persen nya dikirim dari Jakarta (Pemerintah Pusat).
"Bangunan komunikasi politik dalam hari alokasi anggaran akan menjadi perhatian pemimpin NTT di masa datang terlebih beban fiskal saat ini, sehingga NTT butuh Gubernur dan wakil Gubernur yang faham pada persoalan ini," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya