Dark/Light Mode

Urang Sunda Di Jakarta Dukung Paslon Pramono-Rano Di Pilkada 2024

Selasa, 12 November 2024 11:41 WIB
Calon Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (tengah)/Ist
Calon Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (tengah)/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga Sunda di Jakarta mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno dalam Pilkada Jakarta 2024.

Dukungan ini disampaikan dalam acara silaturahmi Urang Sunda bersama Pramono-Rano di restoran Dapur Sunda, Cipete, Jakarta Selatan, Senin (11)10/2024). 

"Mari kita suarakan yel-yel dukungan untuk Mas Pramono dan Bang Doel (Rano Karno) supaya menang satu putaran dalam Pilkada Jakarta,” kata tokoh Sunda Jumhur Hidayat saat sesi diskusi bersama Bang Doel. 

Baca juga : Kaesang Pede Affan Alfian Bintang-Irwan Faisal Menang Di Pilkada Subulussalam

Menurut Jumhur, pasangan Pramono-Rano sangat layak dan pantas dipilih. Sebagai tokoh budaya dan seniman, Bang Doel pasti akan memperjuangkan dan melestarikan berbagai budaya di Jakarta. Termasuk mengembangkan budaya dan seni Sunda. 

Seperti diketahui, Jumhur adalah mantan tim kampanye Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Kelompok "Anak Abah" ini tampaknya mulai menunjukkan dukungan nyata kepada pasangan Pramono-Rano.

Selain Jumhur, dalam acara itu hadir pula tokoh Sunda dari berbagai kalangan. Dari kalangan pengusaha hadir Heri S Atmawidjaja, Dadang Juhro, tokoh perempuan Sunda Ceu Oom, tokoh Asgar Teh Rahma dan Kang Halim. 

Baca juga : Tersangka Mafia Judol Bukan Bagian Tim Pemenangan Mas Pram-Bang Doel

Mendapat dukungan tersebut, Bang Doel sumringah dan tersenyum lebar. Menurutnya, meski dukungan berdasarkan etnis, hal itu mencerminkan aspirasi dan apresiasi  masyarakat kepadanya dan Pramono. 

"Jadi kita lihat suku Jawa di Jakarta ada sekitar 30 persen, Betawi 27 persen dan suku Sunda 15 persen. Ini mencerminkan Jakarta memang multietnis. Saya bersyukur (ada dukungan ini)," tandas Rano usai acara Kepda wartawan. 

Soal pengembangan budaya, menurut Bang Doel, merupakan salah satu syarat kota global seperti Jakarta. Kebudayaan Betawi dan Sunda yang berdekatan harus terus dihidupkan. Pasalnya, selama ini cenderung terpinggirkan. 

Baca juga : Dianggap Paling Layak, Warga Matraman Dukung Mas Pram-Bang Doel

"Sekarang budaya Betawi makin terpinggirkan. Ini harus kita bawa lagi ke tengah. Termasuk seni Sunda. Misalnya, kita adakan pentas budaya pencak silat, lenong dan lain-lain pada car free day setiap Minggu," jelasnya.

Selain kebudayaan, dukungan dari warga Sunda di Jakarta juga dikarenakan program pengembangan UMKM. 

Menurut Bang Doel, program pendanaan Rp 300 miliar bagi usaha wong cilik mendapat apresiasi dari warga Sunda.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.