Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Butuh Modal Usaha? Simak Tips Memilih Pinjaman agar Bisnis Makin Berkembang
Sabtu, 18 Juli 2026 12:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mengembangkan usaha merupakan target yang ingin dicapai hampir setiap pelaku bisnis. Seiring pertumbuhan usaha, kebutuhan modal pun biasanya meningkat, mulai dari menambah stok barang, membeli mesin produksi, membuka cabang baru, hingga merekrut karyawan untuk meningkatkan kapasitas operasional.
Di sisi lain, tidak semua pelaku usaha memiliki dana yang cukup untuk membiayai ekspansi tersebut. Karena itu, pinjaman usaha menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang banyak dipilih agar rencana pengembangan bisnis tetap berjalan tanpa harus menunggu modal terkumpul dalam waktu lama.
Meski demikian, keputusan mengajukan pinjaman tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. Pelaku usaha perlu memastikan dana yang diperoleh digunakan untuk kegiatan produktif yang mampu meningkatkan pendapatan dan menghasilkan keuntungan, sehingga pinjaman menjadi pendorong pertumbuhan bisnis, bukan beban keuangan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan tujuan penggunaan dana secara jelas. Pinjaman dapat dimanfaatkan untuk membeli peralatan baru, meningkatkan kapasitas produksi, menambah persediaan barang, memperluas jaringan pemasaran, atau membuka cabang usaha.
Dengan perencanaan yang terukur, penggunaan dana akan lebih efektif dan hasilnya lebih mudah dievaluasi. Selain itu, besaran pinjaman harus disesuaikan dengan kemampuan usaha dalam membayar cicilan.
Baca juga : Jelang Tahun Ajaran Baru, Ini Tips Memilih Pinjaman Digital Yang Aman
Mengambil pinjaman dalam jumlah besar memang dapat mempercepat ekspansi, tetapi tanpa perhitungan arus kas yang sehat, kewajiban angsuran berpotensi mengganggu operasional bisnis.
Pengelolaan dana pinjaman juga menjadi faktor penting. Dana sebaiknya digunakan sesuai rencana bisnis dan dipisahkan dari kebutuhan pribadi.
Disiplin dalam mengelola arus kas akan membantu pelaku usaha memaksimalkan manfaat pembiayaan sekaligus menjaga kesehatan keuangan perusahaan.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan usaha, memilih lembaga pembiayaan yang resmi dan terpercaya juga menjadi hal yang wajib diperhatikan.
Pelaku usaha perlu memastikan perusahaan pembiayaan telah memiliki izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga proses pengajuan hingga pencairan dana berlangsung aman, transparan, dan sesuai ketentuan.
Baca juga : Rupiah Melemah Bukan Tanda Krisis, Ekonom Beberkan Alasannya
Salah satu alternatif pembiayaan yang dapat dipertimbangkan adalah melalui Indo Palm Solusi (IPS), agency keuangan yang bermitra dengan BFI Finance.
Kemitraan tersebut memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnisnya.
Direktur Utama Indo Palm Solusi (IPS) Andi Awaludin mengatakan, pihaknya tidak hanya membantu proses pengajuan pinjaman, tetapi juga memastikan pembiayaan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pelaku usaha.
"Modal usaha seharusnya menjadi investasi untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, bukan menjadi beban. Karena itu, kami selalu mendorong pelaku usaha agar memilih pembiayaan secara bijak, sesuai kebutuhan, kemampuan membayar, dan tujuan pengembangan usahanya," ujar Andi dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2026).
Ia menegaskan, sebagai mitra resmi BFI Finance, IPS berkomitmen memberikan pendampingan kepada calon debitur sejak tahap konsultasi hingga proses pengajuan pembiayaan.
Baca juga : PGN Perkuat UMKM dan Pelaku Usaha Disabilitas lewat Pendampingan Berkelanjutan
"Sebagai mitra resmi BFI Finance, IPS siap memberikan solusi pembiayaan yang aman, transparan, dan sesuai regulasi. Kami ingin pelaku usaha mendapatkan akses modal yang tepat agar dapat memperluas usahanya dengan lebih percaya diri dan berkelanjutan," katanya.
Menurut Andi, edukasi kepada pelaku usaha juga menjadi bagian penting dalam proses pembiayaan. Calon debitur perlu memahami seluruh ketentuan pinjaman, mulai dari plafon pembiayaan, tenor, bunga atau imbal hasil, hingga skema pembayaran cicilan agar dapat mengambil keputusan secara tepat.
"Pinjaman yang sehat adalah pinjaman yang dipahami dengan baik. Karena itu, kami selalu mengedepankan transparansi informasi agar pelaku usaha dapat menghitung kemampuan finansialnya sebelum mengambil keputusan," ujarnya.
Dengan perencanaan yang matang, pengelolaan keuangan yang disiplin, serta memilih mitra pembiayaan yang resmi dan terpercaya, seperti Indo Palm Solusi bersama BFI Finance, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mewujudkan target pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya