Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Petinju Australia George Kambosos dan petinju Amerika Serikat Devin Haney akan bertarung memperebutkan sabuk juara dunia kelas ringan sejati di Stadion Docklands, Melbourne, Australia, pada 5 Juni 2022.
Kambosos, yang memenangi empat sabuk kelas ringan dunia setelah mengalahkan Teofimo Lopez di New York November lalu, akan berusaha mempertahankan gelar di negeri sendiri.
Baca juga : Singapura Telat, Kampung Di Sini Sudah Banyak Yang Lepas Masker
Petinju berusia 28 tahun itu telah bernegosiasi untuk melawan petinju Ukraina Vasyl Lomachenko dalam tarung mempertahankan gelar pertamanya. Tapi, rencana itu gagal karena Lomachenko memilih tetap di Ukraina demi membela negaranya itu melawan operasi militer Rusia.
“Senang bisa kembali ke rumah, lima tahun saya berada di jalan, lima tahun saya melakukannya dengan sulit,” kata Kambosos dalam konferensi pers di Stadion Docklands dikutip dari Reuters.
Baca juga : Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Sebarkan Nilai-nilai Kebangsaan
“Hanya ada dua nama yang pernah saya minta untuk pertarungan ini, Lomachenko dan Devin Haney. Sayang Lomachenko tidak tersedia. Indahnya Devin Haney maju, kini kami akan merebut sabukmu,” ujar dia melanjutkan.
Haney (27-0) memegang gelar Dewan Tinju Dunia (WBC) sejak 2019 dengan empat kali berhasil mempertahankan gelarnya. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini, saya tidak sabar,” kata petinju 23 tahun itu melalui tautan video dari Amerika Serikat.
Baca juga : Dibantai Barca, Alaba Minta Maaf Ke Fans
“Ini bakal menjadi pertarungan hebat dan akhirnya akan ada raja divisi.”
Pertarungan akan berlangsung di tempat berkapasitas 53.000. Kambosos, yang bercatatan menang-kalah 20-0, berharap mendapatkan dukungan penuh dari sesama warga Australia keturunan Yunani dalam pertandingan untuk menentukan juara tinju dunia sejati di kelas ringan. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya