Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Kemenangan La Rojita atas Singa Atlas ditentukan oleh gol-gol babak kedua sang pemenang medali emas di Tokyo 2020. Maroko, yang tak pernah keluar dari fase grup sejak Olimpiade 1972, memimpin 1-0 lewat penalti Soufiane Rahimi pada menit ke-37.
Gol tersebut merupakan yang keenam bagi sang penyerang di Olimpiade Paris 2024 ini. Soufiane Rahimi juga menjadi pemain asal Afrika pertama yang mencetak gol dalam lima laga Olimpiade secara beruntun.
Spanyol akhirnya menyamakan kedudukan lewat pemain yang juga bersinar di Olimpiade ini, Fermin Lopez, pada menit ke-65. Lalu, pada menit ke-85, Spanyol menemukan gol penentu melalui kerjasama apik Fermin Lopez dan Juanlu Sanchez yang dikonversi menjadi gol.
Baca juga : Positif Doping, Atlet Yunani Dipulangkan!
Pelatih Tim Spanyol, Santi Denia, memuji Maroko yang begitu hebat, hingga mampu tembus ke babak semifinal Olimpiade Paris 2024.
“Maroko lolos ke semifinal karena mereka tampil sangat baik. Mereka menjalani babak penyisihan grup yang hebat dan di perempat final mereka menang 4-0. Mereka punya pemain yang sangat bagus dan saya harus mengucapkan selamat kepada pelatih (Tarik Sektioui) karena dia tampil bagus. Pekerjaan yang luar biasa,” tutur Santi Denia.
Meski begitu, Santi Denia juga menyatakan apresiasinya kepada skuadnya, karena dengan pelatihan yang sangat ketat, mampu membuahkan hasil gemilang bagi La Rojita.
Baca juga : Dijemput Pebisnis Di Bandara Soetta
“Saya pikir kuncinya mungkin adalah mengatur waktu, mencoba memainkan sepak bola yang bagus dan melindungi gawang kami,” ujarnya.
Selanjutnya ada partai perebutan tempat ketiga yang mempertemukan dua wakil Afrika yaitu Maroko kontra Mesir di Stadion La Beaujoire, Nantes, Kamis (8/8/2024) pukul 22.00 WIB.
Bagi Maroko dan Mesir, ini merupakan kesempatan mereka mendapatkan medali perunggu pertama dari cabang olahraga Olimpiade sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.
Baca juga : Persiapan Rapat Kabinet di IKN, Meja & Kursi Dikirim dari Jakarta, Diangkut Hercules
Diketahui Mesir hanya pernah mencapai peringkat keempat Olimpiade pada edisi Amsterdam 1928 dan Tokyo 1964, sementara partai perebutan tempat ketiga merupakan pencapaian terjauh dari Maroko setelah sebelumnya hanya mampu menembus babak kedua Olimpiade Munchen 1972.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 7 Agustus 2024 dengan judul Final Olimpiade 2024, Tim Ayam Jantan Dihadang Matador
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya