Dark/Light Mode

BRI Liga 1

Terjebak Di Dasar, PSS Sleman Perbaiki Taktik Penguasaam Bola

Rabu, 9 Oktober 2024 11:32 WIB
Para pemain PSS Sleman saat latihan. (Foto : ist)
Para pemain PSS Sleman saat latihan. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Terjebak di dasar klasemen,  PSS Sleman terus berusaha memperbaiki sejumlah pekerjaan rumahnya pada masa jeda kompetisi BRI Liga 1 2024/25.

Saat ini, PSS Sleman di posisi buncit dengan 5 pin. Hasil itu diraih dari satu kemenangan, 2 kali seri dan 4 kali kalah.   

Semestinya memang PSS mencatat lima poin, namun akhirnya harus dikurangi tiga poin menjadi tersisa dua poin saja akibat pengurangan karena adanya sanksi Komdis PSSI.

Baca juga : 100 Persen Pulih, DDS Siap Main Full Lawan Persebaya

Salah satu pemain muda PSS yang baru promosi dari PSS Development Center, Achmad Zidan Ar Rosyid, memberikan komentarnya tentang program tim pelatih di masa jeda kompetisi momen FIFA Match Day.  

Menurut Zidan, latihan PSS berfokus pada peningkatan penguasaan bola dan permainan cepat. Latihan dimulai dengan rondo yang bertujuan untuk melatih sentuhan pertama, pergerakan tanpa bola, dan pemahaman posisi. 

“Latihan terakhir saat ini kami lebih berfokus kepada rondo dan penguasaan bola dengan enam melawan tiga orang. Lalu berikutnya juga ada skema pertandingan dengan orang yang lebih sedikit," kata Zidan.

Baca juga : Ini Sanksi Persib Gegara Penganiayaan Oleh Oknum Bobotoh

Dia menjelaskan, dalam skema tersebut lebih berfokus kepada bagaimana melakukan penguasaan bola dengan benar sesuai arahan pelatih. “Hal ini agar PSS bisa bermain lebih baik ke depannya dan tentu saja meraih kemenangan," sambungnya.

Pemain bernomor punggung 16 di PSS ini juga sangat bersyukur dan bangga atas kesempatan yang diberikan, serta menjadikannya sebagai motivasi besar untuk terus bekerja keras dan mengasah kemampuannya.

Dia menjelaskan bahwa debutnya musim ini membantunya memahami lebih dalam tentang intensitas kompetisi di BRI Liga 1. Dia menjalani debut di BRI Liga 1 2024/25 pada pekan keempat saat PSS menjamu Borneo FC Samarinda dimana dia bermain di lima menit terakhir. 

Baca juga : BRI Liga 1, Bule Bertahan Di Persib Hingga 2026

Menurutnya, perbedaan antara bermain di tim muda dan tim utama sangat besar, terutama dalam hal kecepatan permainan, kekuatan fisik, dan tuntutan taktik.

Dan setelah menjalani debut pertandingan, dia mengaku makin mengerti banyak aspek yang perlu diperbaiki seperti pengambilan keputusan dan kemampuan fisik dan taktik yang harus terus berkembang. “Saya berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang,” pungkas pemain berusia 18 tahun itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.