Dark/Light Mode

Indonesia Vs Filipina, Duel Hidup Mati Tim Garuda Muda

Sabtu, 21 Desember 2024 06:40 WIB
Pesepak bola timnas Indonesia mengikuti latihan jelang pertandingan Asean Cup 2024 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (20/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/agr)
Pesepak bola timnas Indonesia mengikuti latihan jelang pertandingan Asean Cup 2024 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (20/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/agr)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duel hidup mati harus dilakoni Timnas Indonesia saat menghadapi Filipina di laga pamungkas Grup B ASEAN Cup 2024 di Stadion Manahan, Solo, malam ini. Dengan demikian, kemenangan menjadi harga mati bagi Tim Garuda Muda.

Tim asuhan Shin Tae-yong (STY) ini wajib menang, jika ingin memastikan lolos ke babak semifinal. Pasalnya, persaingan di Grup B masih ketat, empat tim masih berpeluang lolos. Saat ini Vietnam sebagai pemuncak klasemen Grup B dengan tujuh poin. Indonesia di posisi kedua dengan empat poin, Myanmar di peringkat ketiga mengumpulkan poin sama. Sedangkan Filipina menempati tempat ketiga karena memiliki tiga poin.

Jika tim asuhan Shin Tae-yong meraih hasil imbang, ma­sih bisa lolos. Tapi juga harus diimbangi dengan syarat lain, Myanmar kalah dari Vietnam. Tentu saja tidak akan nyaman ketika menggantungkan harapan kepada tim lain dalam situasi seperti ini. Oleh karenanya, Timnas Indonesia wajib menge­jar kemenangan atas Filipina demi menyegel tiket lolos ke semifinal.

Baca juga : Menang Lewat Overtime, Spurs Hempaskan Hawks

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berjanji akan kerja keras untuk mencetak hasil maksimal melawan Filipina. “Pastinya be­sok menjadi penentu apakah Indonesia lolos atau tidaknya. Pasti kami akan bekerja keras se­maksimal mungkin dan berusaha mendapat hasil maksimal untuk meraih prestasi,” kata STY dalam jumpa pers jelang laga.

Pelatih asal Korea Selatan itu berharap para fans di stadion mau­pun di rumah agar memberikan du­kungan penuh untuk para pemain muda yang tampil. “Supaya mer­eka punya power untuk menang. Situasi ini sangat bagus untuk men­gasah mental di Timnas Indonesia Sea Games ataupun Piala Asia U-23,” katanya.

Ia mengatakan saat ini para pemain muda bermain sangat baik. “Meski melawan timnas senior, memang ada kekurangan untuk memperbaikinya dalam setahun. Apalagi jika besok kami menang, maka para pemain muda akan berkembang jauh lebih baik dibanding sekarang,” katanya.

Baca juga : Dubes Tolchenov: Kami Buka Pusat Ekspor Rusia

Disinggung soal beban para pemain pada babak terakhir penyisihan bisa membawa kemenangan. STY mengaku wajar. “Jika tidak ada beban ya itu bo­hong. Tapi saat ini para pemain muda bermain sangat baik,” katanya.

Sejauh ini Timnas Indonesia juga telah mempersiapkan diri den­gan baik. Kedatangan para pemain ke Solo sejak 18 Desember lalu dimanfaatkan untuk latihan dan pemulihan stamina. “Memang setelah laga melawan Vietnam kami fokus pemulihan, untungnya ada lima hari untuk timnas, dua hari benar-benar istirahat. Tanggal 18 di Solo pemulihan, tanggal 19 kemarin kami latihan taktik untuk antisipasi lawan Filipina. Hari ini conditioning dan latihan ringan, lalu besok bertanding,” katanya.

STY diprediksi menurunkan susunan pemain terbaiknya pada laga pamungkas nanti. Hal ini dikarenakan laga melawan Filipina adalah laga yang wajib dimenangkan oleh Indonesia jika mereka ingin lolos ke semi­final. Kemenangan atas Filipina akan membuat poin Indonesia yang saat ini ada di posisi kedua menjadi tujuh poin.

Baca juga : Bos EO Diperiksa Soal Pemalsuan Stempel

Cahya Supriadi di posisi kiper, kemungkinan akan diturunkan STY sejak menit awal. Kiper FC Bekasi itu diprediksi dikawal trio bek tengah Muhammad Ferarri, Kadek Arel, dan Dony Tri Pamungkas dalam formasi 3-5-2. Di sisi kiri dan kanan, Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam diprediksi turun sejak menit awal. Kehadiran kedua pemain yang kenyang pengalaman di tim senior itu dapat menjadi amunisi kuat Indonesia di area kelebaran.

Di lini tengah, Shin Tae-yong bisa mencoba memainkan duo Arema FC, Arkhan Fikri dan Achmad Maulana Syarfi. Fikri yang selalu bermain sebagai starter tampak cukup nyetel tandem bersama Maulana yang dua tahun lebih tua darinya saat keduanya bermain bersama melawan Vietnam, Minggu (15/12).

Hadirnya Marselino Ferdinan membuat mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut diprediksi memainkan peran seperti ketika dirinya mencetak dwigol kemenangan melawan Arab Saudi. Saat itu, pemain 20 tahun tersebut bermain di lini tengah di area sebelah kiri. Selain membantu kinerja Ivar Jenner dan Thom Haye, pada laga itu tugas Marselino juga menjadi pemain kreatif yang membantu seran­gan. Untuk dua striker di depan, Rafael Struick dan Victor Dethan tampaknya akan menjadi andalan Indonesia pada laga nanti. [DHN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.