Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Fabio Lafundes resmi menjadi pelatih Bornei FC untuk musim 2025/2026. Dua pemain asing, Mariano Peralta dan Christophe Nduwarugira bertahan.
Lafundes memiliki banyak pengalaman di sepak bola Asia. Dia pernah melatih di Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, hingga China. Juga telah memahami kultur sepak bola Indonesia ketika membesut Madura United dan Persita.
Dengan kesamaan visi dan pengalaman panjangnya, klub percaya Lafundes mampu memenuhi target pada kompetisi musim 2025/2026 mendatang.
Pelatih Fabio Lafundes diagendakan akan langsung memimpin sesi pra musim beberapa pekan ke depan. Agar saat Liga 1 bergulir, tim sudah dalam kondisi siap tempur.
Baca juga : Liga 1, Madura United Lepas 3 Pemain Asing
Sementara itu, Mariano Peralta kembali membela panji Pesut Etam musim depan. Mariano Peralta menjadi pemain yang paling akhir didatangkan musim lalu. Tidak mengikuti sesi pramusim secara penuh. Namun mampu memberikan kontribusi maksimal kepada klub.
Total ia terlibat di 35 pertandingan, menyumbang 10 gol dan 14 asis. Dengan rincian 9 gol dan 13 asis dari 33 laga Liga 1 serta sepasang gol dan asis dari 2 laga di ASEAN Club Championship/ Shoope Cup 2024.
Selain kontribusi dalam bentuk angka, Mariano Peralta juga merupakan simbol aplikatif filosofi Manyala saat bermain di lapangan pertandingan.
Kegigihan, kerja keras, ngotot, pantang menyerah sampai akhir, serta memadukan kecerdasan berpikir dengan olah bola. Pemain 27 tahun tersebut layak menjadi panutan pemain-pemain junior Borneo FC Samarinda, serta menjadi idola bagi pendukung setia.
Baca juga : Kurban sebagai “Penyembelihan” Pemikiran Egosentris dan Sektarian
Sementara Christophe Nduwarugira juga menerima sodoran perpanjangan kontrak dari Borneo FC Samarinda. Dengan begitu, pemain Timnas Burundi akan tetap mengawal garis pertahanan Pesut Etam musim depan.
Perpanjangan kontrak ini diteken atas dasar kepuasan klub terhadap Christophe yang nyaris tak tergantikan musim lalu. Di Liga 1, ia bermain 33 kali dengan 31 kali (91 persen) di antaranya bermain sejak menit awal.
Dan hanya absen sekali karena akumulasi kartu kuning. Sementara di Shopee Cup, Chris bermain 5 kali dari 5 laga, selalu menjadi starter tanpa pernah digantikan.
Catatan ini membuktikan bahwa Christophe, selain memiliki kekuatan fisik yang prima. Juga mempunyai kemampuan sepak bola yang mumpuni.
Baca juga : 8 Pemain Persija Hengkang, 5 Bertahan
Keistimewaan lain dari Chris adalah versitilitasnya. Musim lalu, ia bermain di beberapa posisi seperti bek tengah kiri dan kanan (dalam formasi 4 bek), bek tengah kiri (3 bek), bek kiri, serta gelandang bertahan.
Kemampuan bermain di berbagai posisi tersebut sangat menguntungkan pelatih, karena memungkinkan bereksplorasi tanpa mengurangi keseimbangan.
Pada akhirnya, Borneo FC Samarinda berharap Christophe Nduwarugira terus menjadi tembok kokoh di lini pertahanan musim depan. Dan mampu mengantarkan tim ke posisi tertinggi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya