Dark/Light Mode

Liga 1 Berubah Nama, Kuota Pemain Asing Bertambah

Selasa, 8 Juli 2025 10:58 WIB
Para peserta Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB di Jakarta. (Foto : LIB)  
Para peserta Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB di Jakarta. (Foto : LIB)  

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Liga Indonesia Baru (LIB) membuat beberapa perubahan aturan di Liga 1. Selain rebranding, aturan pemain asing juga diubah.  

Perubahan tersebut lahir dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Jakarta pada Senin (7/7) dan diikuti 18 klub Liga 1.

RUPS memutuskan, Liga 1 melakukan rebranding, dari BRI Liga 1 menjadi BRI Super League. Sedangkan Pegadaian Liga 2 menjadi Pegadaian Championship.

Baca juga : Persija Masih Buru Pemain Lengkapi Skuad

"Mulai musim ini kami sudah melakukan rebranding LIB (Liga Indonesia Baru). Entitas tetap LIB, namun brandnya ialah I-League (bukan lagi LIB). BRI Super League untuk Liga 1 dan Pegadaian Championship untuk Liga 2," ucap Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus dalam keterangannya, Senin (7/7).

Selain itu, RUPS yang juga dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir itu juga memutuskan perubahan pada penambahan pemain asing menjadi maksimal 11 pemain per tim. 

Aturan sebelumnya, setiap klub hanya boleh merekrut delapan pemain asing yang bermain di Liga 1. 

Baca juga : Liga 1, Akbar Arjunsyah Nggak Sabar Main Di Level Asia

Namun, jumlah pemain asing yang bisa dimainkan dan masuk dalam daftar susunan pemain (DSP) setiap klub dalam pertandingan hanya delapan. 

"Kalau mau memainkan total 8 pemain asing sekaligus juga boleh. Untuk delapan pemain asing tadi, (kalau delapan sudah jadi starter), tidak bisa diganti oleh pemain asing lagi dalam satu pertandingan. Pemain asing boleh dari negara mana saja. Bebas," imbuh Ferry.

Sementara itu, laga antara Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta akan menandai kick-off BRI Super League musim 2025/26. Pertandingan perdana ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8).

Baca juga : Syifa Hadju, Tolak Akting Bermesraan

"Laga awal BRI Super League ini bukan mundur. Sebab kami tidak pernah bilang tanggal sebelumnya. Persebaya akan melawan PSIM . Kenapa? Karena kita tidak punya keharusan atau tradisi menghadirkan juara Liga 1 dan Liga 2. Kita bisa memilih siapa aja."

Keputusan lain adalah pergantian di jajaran komisaris. Teddy Tjahjono diganti oleh Glenn Timothy Sugita (wakil dari Juara BRI Liga 1 musim 2024/25, Persib Bandung).

Sedangkan posisi komisaris lain, yakni Zainudin Amali tetap sebagai komisaris utama dan Muhammad Lutfi sebagai komisaris independen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.