Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - PSSI melakukan perubahan signifikan dalam struktur kepelatihan Timnas sepakbola putri Indonesia demi menghadapi agenda kompetisi internasional yang padat.
Ini juga bagian dari langkah percepatan pengembangan timnas putri di berbagai kelompok usia.
Salah satu perubahan penting adalah penugasan pelatih Satoru Mochizuki sebagai penasihat teknik untuk Timnas Putri Indonesia.
Baca juga : Sambut Super League, Persib Datangkan Bek Timnas Irak
Dengan latar belakang dan pengalaman internasional, Mochizuki diharapkan dapat memberikan fondasi teknis yang kuat dan mendampingi seluruh elemen tim dalam proses pengembangan.
“Coach Mochizuki memiliki pengalaman dan rekam jejak yang kami nilai, dan dipercaya dapat lebih berkontribusi dalam membangun pola pembinaan dan sistem permainan berkelanjutan bagi Timnas Putri,” ujar Vivin Cahyani Sungkono, Exco PSSI sekaligus penanggung jawab Timnas putri Indonesia di Jakarta, Rabu (16/7).
Seiring dengan tugas barunya, struktur kepelatihan Timnas putri di berbagai level juga diubah. Coach Timo Scheunemann ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Timnas Putri U-16, yang akan berlaga di Piala AFF U-16 di Solo.
Baca juga : Erick Thohir Tegaskan Komitmennya Majukan Sepakbola Putri
Lalu, Akira Higashiyama dipercaya memimpin Timnas Putri U-20, untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia 2026 yang akan berlangsung di Myanmar. Sedangkan Joko Susilo akan mengemban peran sebagai pelatih kepala Timnas putri senior, dalam menghadapi Kejuaraan Piala ASEAN di Vietnam.
Dengan jadwal kompetisi yang hampir bersamaan, mulai dari Piala AFF U-16, Piala ASEAN Senior, hingga Kualifikasi Piala Asia U-20 2026, tim pelatih akan bergerak cepat untuk memastikan seluruh skuad siap berlaga dengan performa optimal.
PSSI juga menekankan pentingnya pemisahan struktur kepelatihan, terutama mengingat waktu pelaksanaan Piala AFF Putri Senior berdekatan dengan ajang U-19.
Baca juga : Trump Frustrasi Sama Putin
“Pemisahan tim pelatih ini penting agar persiapan masing-masing tim dapat berjalan optimal. Baik tim senior maupun U-19 harus mendapatkan pendampingan maksimal,” tambah Vivin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya