Dark/Light Mode

AS Bakal Kirim Bantuan Senjata Ke Ukraina

Trump Frustrasi Sama Putin

Kamis, 10 Juli 2025 04:05 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto AP News)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto AP News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Semakin tingginya angka korban jiwa di Ukraina dalam konflik bersenjata dengan Rusia, membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump frustrasi. Presiden ke-47 AS itu akhirnya menyetujui pengiriman senjata defensif tambahan ke Ukraina untuk melawan militer Rusia.

Dilansir Reuters, Trump mengkonfirmasi bahwa AS akan mengirimkan senjata tambahan ke Ukraina. Khususnya, senjata yang bersifat defensif alias untuk mempertahankan diri. Keputusan ini dia sampaikan saat rapat dengan pejabat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, AS, Selasa (8/7/2025).

Baca juga : Pelarangan Truk ODOL Butuh Solusi Komprehensif

“Saya tidak senang dengan Putin (Presiden Rusia Vladimir Putin),” tegas Trump, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (9/7/2025).

“Kami menerima banyak kritik pedas dari Putin. Dia baik, tetapi ternyata tidak ada gunanya,” ketus Trump.

Baca juga : Israel Dan Iran Sulit Didamaikan

Saat kampanye, Trump selalu sesumbar dapat mengakhiri perang Rusia dengan Ukraina. Meski sudah beberapa kali bicara dengan Putin di telepon, Trump masih belum bisa mewujudkan janjinya. Usaha untuk menengahi perdamaian belum berhasil.

Presiden dari Partai Republik itu bahkan akan menambahkan sanksi berat terhadap Rusia. Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) bipartisan tengah disusun Senator Lindsey Graham (Republik) dan Senator Richard Blumenthal (Demokrat), yang bertujuan menghantam ekonomi Rusia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.