Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir minta para pemain Timnas U-23 segera fokus ke laga penting lainnya, yakni Kualifikasi Piala Asia U-23.
Selesai Piala AFF U-23 Mandiri Cup 2025, Garuda Muda memang bakal menghadapi ujian berat di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Turnamen penentuan tiket ke putaran final itu bakal digelar 3-9 September 2025.
Indonesia dapat kehormatan jadi tuan rumah Grup J. Semua laga bakal dihelat di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Main di kandang sendiri diharapkan bisa jadi modal tambahan buat anak-anak asuh Gerald Vanenburg.
Baca juga : Piala Asia U-17, Garuda Muda Tatap Piala Dunia
Di Grup J, lawan-lawan yang harus dihadapi nggak bisa dianggap enteng. Ada Korea Selatan, Laos, dan Makau. Laga perdana kontra Laos, Rabu 3 September 2025 pukul 19.30 WIB, bakal jadi momen krusial buat bangun momentum positif.
Erick Thohir minta Kadek Arel dkk segera pulih karena ada laga penting lain di depan mata.
"Kita sekarang fokus dengan tim yang ada untuk persiapan kualifikasi Piala Asia U-23 di bulan tentu September ini di Sidoarjo. Saya yakin mungkin ada beberapa pemain yang kita akan coba minta klub untuk support," jelas Erick Thohir kepada awak media, Kamis (31/7/2025).
Baca juga : Fornas NTB Sukses, Jadi Pemanasan Menuju PON 2028
Menurut Erick, ajang ini penting untuk keikutsertaan di Piala Asia U-23 tahun depan. Selain itu, tim ini juga merupakan kerangka untuk menghadapi Asian Games tahun depan.
Pada tim kelompok umur lainnya, Timnas Indonesia U-17 saat ini tengah bersiap untuk menghadapi Piala Dunia U-17. Skuad asuhan Nova Arianto berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Guna persiapan menghadapi Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia U-17 akan bermain di Piala Kemerdekaan. Piala Kemerdekaan bakal digelar di bulan Agustus. Piala Dunia U-17 sendiri akan digelar di Qatar pada 3-27 November mendatang.
Baca juga : Jempolin Timnas U-23, Menpora Minta Garuda Muda Fokus SEA Games
Timnas Indonesia U-23 sebelumnya gagal menjadi juara Piala AFF U-23 2025 setelah kalah dari Vietnam di laga final. Garuda Muda kalah tipis dengan skor 0-1.
Kekalahan ini juga berarti motivasi bagi Indonesia untuk membangun sepak bola lebih baik. "Kita harus membangun sepak bola kita lebih kuat lagi. Karena, di kelompok usia tertentu, kita harus bersiap dan berjuang," jelas Erick.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya