Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Marc Marquez tak ambil pusing meski gagal mengunci gelar dunia MotoGP 2025 di Misano akhir pekan nanti.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu justru santai dan bahagia melihat sang adik, Alex Marquez, tampil gemilang di Sirkuit Barcelona-Catalunya, 5-7 September 2025.
Dengan hasil tersebut, Marc memang masih memimpin klasemen dengan 487 poin. Namun, keunggulannya atas Alex yang berjarak 182 poin membuat peluang match point di Misano kandas.
Baca juga : MotoGP, Johann Zarco Ogah Lempar Handuk
Meski begitu, Marc tidak merasa kecewa. Ia menegaskan fokusnya tetap menjaga mentalitas dan konsistensi di sisa musim ini.
“Maksud saya, masih ada tujuh balapan tersisa. Pada akhirnya, target saya adalah menjaga mentalitas yang sama. Jangan berlebihan, coba kendalikan limit performa, kendalikan motor, kendalikan semua poin,” ujar sang delapan kali juara dunia dalam jumpa pers.
Marc mengaku sudah berusaha keras untuk menyalip Alex. Namun, ia akhirnya sadar sang adik memang terlalu tangguh di Catalunya.
Baca juga : MotoGP, Marc Marquez Padukan Bakat Alami Dan Etos Kerja
Pada akhirnya, Marc lebih memilih fokus mempertahankan jarak dari pembalap posisi ketiga, Enea Bastianini, yang membela Red Bull KTM Tech 3.
“Saat Anda berada di atas motor, Anda mencoba segalanya. Pada Lap 3 atau Lap 4, saya sempat menyalipnya di trek lurus, tetapi saya mengendurkan gas karena target saya adalah membuka jarak dengan pembalap ketiga,” ungkap Marc.
Ia pun memanfaatkan slipstream Alex untuk mengamankan posisinya. “Saya tahu Alex punya ritme yang lebih baik, lebih cepat, dan saya hanya memanfaatkan slipstream-nya untuk membuka jarak dengan pembalap lain,” tambah rider berusia 32 tahun itu.
Baca juga : MotoGP, Luca Marini Puas Kerja Kerasnya Terbayar
Meski gagal mengunci gelar lebih cepat, Marc tetap tenang. Ia yakin peluang juara dunia masih sangat terbuka dengan tujuh seri tersisa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya