Dark/Light Mode

Awali Debut Di Formula 1, Cadillac F1 Tepat Gaet Bottas-Perez

Minggu, 14 September 2025 06:05 WIB
Valtteri Bottas. (Foto: Instagram/valtteribottas)
Valtteri Bottas. (Foto: Instagram/valtteribottas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton mendukung keputusan rekan setimnya, Valtteri Bottas bergabung dengan tim Cadillac F1 pada musim 2026.

Hamilton dan Bottas dik­etahui memiliki kedekatan. Keduanya pernah berada satu garasi selama lima musim, dari 2017 hingga 2021. Periode itu melahirkan dominasi besar Mercedes di Formula 1.

Setelah hengkang ke Alfa Romeo (kini Sauber) pada 2022, Bottas sempat pulang sebentar sebagai pembalap cadangan Mercedes musim ini. Namun tahun depan, ia memulai babak baru dengan Cadillac F1 ber­sama Sergio Perez.

“Bakatnya tidak perlu dira­gukan lagi. Tapi lebih dari itu, mereka (Cadillac) mendapatkan salah satu orang Finlandia pal­ing jujur, lucu, dan tulus untuk diajak bekerja sama. Saya rindu kerja bareng dia,” kata Hamil­ton seperti dilansir Motorsport, kemarin.

Baca juga : Regulator Gas Rusak, Jangan Dianggap Sepele

Cadillac F1 yang akan resmi masuk sebagai tim ke-11 di grid Formula 1 mulai 2026, langsung mencuri perhatian berkat line-up perdananya.

Tim asal Amerika Serikat itu menunjuk Graeme Lowdon sebagai prinsipal, lalu mengu­mumkan duet Bottas–Perez seb­agai pasangan pembalap utama.

Hamilton menilai pilihan itu tepat. “Saya pikir mereka su­dah memilih orang yang benar. Perez juga punya pengalaman luar biasa. Pengetahuan yang mereka berdua bawa dari dua tim besar akan membantu Ca­dillac berkembang lebih cepat,” katanya.

Kebersamaan Hamilton dan Bottas di Mercedes bukan sekadar nostalgia. Dalam lima musim (2017–2021), duet ini menghasilkan 5 gelar konstruk­tor beruntun bagi Mercedes. Hamilton sendiri meraih empat gelar dunia (2017, 2018, 2019, 2020) di periode itu.

Baca juga : Meski Basah Kuyup, Pemain Tetap Semangat & Happy

Sementara Bottas meski tidak pernah menjadi juara dunia, tetap tampil konsisten sebagai wing­man tangguh. Ia mengoleksi 10 kemenangan Grand Prix, 58 podium, serta 20 pole position bersama Mercedes. Performa Bottas inilah yang turut menjaga dominasi Silver Arrows di era turbo hybrid.

“Valtteri adalah rekan setim yang luar biasa. Ia tidak hanya cepat, tapi juga selalu memberi­kan masukan penting untuk tim. Ada rasa saling menghormati yang kuat di antara kami,” puji Hamilton.

Bottas menganggap langkah bersama Cadillac sebagai proyek jangka panjang. “Sejak pertama kali berbicara dengan Cadil­lac, saya merasakan sesuatu yang berbeda. Ini bukan seka­dar proyek balap, tapi sebuah visi besar untuk masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, Cadillac me­miliki profesionalisme dan semangat yang membuatnya optimistis. “Merek ini ikonik di Amerika Serikat. Bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka ke Formula 1 adalah sebuah kehormatan,” sambungnya.

Baca juga : Prabowo Tunjukkan Kecintaan ke Qatar

Bottas tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Mercedes yang tetap mendukung penuh meski ia memilih jalan baru. “Saya tidak sabar mewakili semangat balap Amerika di panggung du­nia,” tutupnya. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.