Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Musim 2025 menjadi perjalanan penuh ujian bagi Jorge Martin. Pebalap Aprilia itu kembali harus naik meja operasi setelah mengalami patah tulang selangka kanan dalam insiden sprint race MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi.
Operasi semestinya dilakukan pada Senin (29/9/2025), namun diundur satu hari.
Martin akan ditangani dokter spesialis ortopedi ternama, Xavier Mir, bersama tim medis di Klinik Dexeus, Barcelona.
Aprilia Racing memastikan sang juara dunia MotoGP 2024 itu telah kembali ke Spanyol pada Minggu malam. Kecelakaan terjadi di tikungan pertama saat pengereman.
Baca juga : Atletico Madrid Vs Real Madrid, Uji Keperkasaan Tetangga
Martin kehilangan kendali atas motor RSGP miliknya, dalam insiden yang juga menyeret rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Usai kejadian, Martin dievakuasi dengan helikopter ke Rumah Sakit Universitas Medis Dokkyo untuk menjalani CT scan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan patah tulang selangka kanan dengan pergeseran penuh. “Kami melakukan CT scan untuk memastikan tidak ada pergeseran yang menyentuh area paruparu,” ujar Angel Charte, Direktur Medis MotoGP, seperti dikutip dari MotorSport, Selasa (30/9/2025).
Musim ini seharusnya menjadi tahun konsolidasi bagi Martin setelah sukses merebut gelar dunia 2024. Namun, sejak tes pramusim, ia justru diguncang berbagai cedera.
Baca juga : Thom Haye Makin Nyaman Di Persib
Ia sempat mengalami patah tulang di tangan dan kaki hingga menjalani operasi pertama. Belum pulih benar, Martin kembali terjatuh saat latihan Supermotard yang membuat tulang skafoidnya retak.
Cedera itu memaksanya menjalani operasi kedua. Setelah masa rehabilitasi panjang, Martin melakukan comeback di GP Qatar.
Sayang, comeback tersebut berakhir pahit. Ia mengalami kecelakaan keras di Losail hingga patah 11 tulang rusuk.
Kondisi itu membuatnya absen panjang hingga MotoGP Ceko, di mana ia akhirnya bisa kembali fi nis dengan nomor start 1.
Baca juga : The Guardians Mulai Bangkit Di BRI Super League
Kini, cobaan baru datang lewat patah tulang selangka kanan. Aprilia belum memberikan perkiraan waktu pemulihan. Fokus utama adalah memastikan rehabilitasi berjalan maksimal sebelum Martin kembali mengaspal di lintasan.
Dengan catatan tiga kali operasi hanya dalam satu musim, Martin menjalani tahun yang penuh penderitaan fisik dan mental.
Namun, semangatnya untuk kembali bertarung tetap tinggi. Masa depan pembalap asal Spanyol ini akan sangat ditentukan oleh proses pemulihan cedera terbarunya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya