Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tolak Atlet Israel, Pemerintah Siap Hadapi Gugatan Ke CAS
Senin, 13 Oktober 2025 15:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan sikap pemerintah Indonesia menolak kedatangan enam atlet senam asal Israel yang dijadwalkan tampil pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta, 19–25 Oktober 2025.
Erick menyebut, keputusan pencabutan visa atlet Israel merupakan bentuk konsistensi pemerintah terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia.
Baca juga : Tiba Di Mesir, Presiden Prabowo Siap Hadiri KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh
“Kami tetap pada keputusan menolak penerbitan visa untuk tim Israel. Sikap ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yang tegas menolak membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum mereka mengakui kemerdekaan Palestina,” ujar Erick di Jakarta, Senin (13/10/2025).
Menpora juga menegaskan, pemerintah siap menghadapi langkah hukum Federasi Senam Israel yang berencana menggugat keputusan tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS).
Baca juga : Mendagri: Pemerintah Siap Bantu Daerah Yang Kesulitan Hadapi Pengalihan TKD
“Kami sudah mengetahui adanya rencana banding ke CAS. Kami menghormati proses hukum internasional itu, tapi tentu Indonesia punya aturan dan prinsip sendiri. Kami akan menghadapi gugatan itu secara terhormat,” tegas Erick.
Federasi Senam Israel diketahui tengah menyiapkan banding ke CAS agar pesenam mereka tetap bisa tampil dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 (53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025). Namun, pemerintah Indonesia menegaskan tidak akan mengubah sikapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya