Dark/Light Mode

Genjot Pembinaan Atlet, Perbakin DKI Diminta Bentuk Pengkab dan Pengkot

Senin, 20 Oktober 2025 20:41 WIB
Ketua Bima Sakti Shooting Club, Ir. Christian G.P. Muljadi. (Foto : Ist)
Ketua Bima Sakti Shooting Club, Ir. Christian G.P. Muljadi. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembina Marines Shooting Club, Mayjen TNI Marinir (Purn) Chaidier Patonnory, mengusulkan agar Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin DKI Jakarta mulai memikirkan pembentukan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot). Usulan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif jika Jakarta tak lagi menjadi Ibu Kota Negara.

“Pembentukan Pengkab/Pengkot Perbakin di wilayah Jakarta plus Kepulauan Seribu perlu dipikirkan bilamana Jakarta tidak lagi menjadi Ibu Kota, untuk menyesuaikan dengan AD/ART Perbakin,” kata Chaidier di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Menurut Chaidier, pembentukan Pengkab/Pengkot penting dilakukan. Selain mempermudah pengawasan terhadap klub-klub menembak, langkah ini juga dapat meningkatkan efektivitas kinerja Pengprov Perbakin DKI dalam menjalankan program pembinaan atlet.

“Selama ini semua terpusat di Pengprov Perbakin DKI karena belum ada Pengkab/Pengkot. Akibatnya, potensi petembak di wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu belum tergali maksimal. Kalau ada Pengkab/Pengkot, sistem pembinaan akan lebih terarah,” ujarnya.

Baca juga : Setahun Pemerintahan, Prabowo: Kita Berada Di Jalan Yang Benar

Ia optimistis, keberadaan Pengkab/Pengkot akan berdampak positif terhadap prestasi menembak di Jakarta.

“Saya yakin, dengan adanya Pengkab/Pengkot, prestasi olahraga menembak di DKI bisa lebih ditingkatkan. Bahkan, bisa melahirkan atlet berkualitas yang berprestasi di PON dan mengibarkan Merah Putih di ajang internasional,” lanjutnya.

Selain itu, Chaidier juga menyoroti kebijakan Pengprov Perbakin DKI yang dinilai sering diambil sepihak tanpa melalui rapat pleno dan disahkan lewat Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), sebagaimana mekanisme organisasi yang berlaku. Ia juga menyinggung sejumlah masukan perbaikan yang belum direalisasikan.

Hal senada disampaikan Ketua Magnum Shooting Club, Temmy Djaja Hartanto, S.E., M.H. “Semua harus dijalankan melalui mekanisme organisasi. Kebijakan dihasilkan lewat rapat pleno, lalu diputuskan dalam Rakerprov,” tegasnya.

Baca juga : Koster Kembali Pimpin PDIP Bali, Diminta Jaga Alam dan Regenerasi Kader

Sementara Ketua Bima Sakti Shooting Club, Ir. Christian G.P. Muljadi, mengingatkan bahwa Perbakin adalah organisasi bersifat kolektif kolegial. 

“Kami anggota sah. Masalah verifikasi klub hanya urusan administrasi. Kami menuntut hak kami untuk turut serta dalam Rakerprov,” katanya.

Christian juga mengusulkan agar proses pencalonan dalam Musprov Perbakin DKI Jakarta lebih transparan melalui sistem cloud service.

“Visi-misi calon jangan disosialisasikan begitu saja. Harus jelas siapa owner, editor, komentator, dan viewer, serta bagaimana cara mengaksesnya. Dengan begitu, sistem digitalisasi dan transparansi bisa berjalan baik,” tuturnya.

Baca juga : Jelang Musprov, Pengprov Perbakin DKI Kudu Bijak Verifikasi Klub

Ia juga menambahkan, penunjukan auditor independen harus disetujui seluruh anggota sebelum laporan keuangan dilakukan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.