Dark/Light Mode

Piala Dunia, Nova Arianto Pastikan Timnas U-17 Dalam Kondisi Prima

Senin, 3 November 2025 05:43 WIB
Para pemain Timnas U-17. (Foto : PSSI)
Para pemain Timnas U-17. (Foto : PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap menghadapi tantangan di Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar.

Garuda Muda akan mengawali langkah mereka dengan menghadapi Zambia pada Selasa (4/11/2025) mendatang di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar.

Setelah menjalani tiga laga uji coba di Dubai menghadapi Paraguay, Pantai Gading, dan Panama, skuad Garuda Muda bertolak ke Qatar pada 1 November dan kini sudah tiba dalam kondisi prima.

Baca juga : BPKN Tinjau Pabrik AQUA Mekarsari, Pastikan Transparansi Sumber Air

“Setelah tiga kali uji coba di Dubai menghadapi Paraguay, Pantai Gading, dan Panama, kami berangkat ke Qatar tanggal 1 kemarin. Bersyukur kami tiba dengan selamat dan seluruh pemain dalam kondisi siap,” ujar Nova dalam sesi jumpa pers, Minggu (2/11).

Nova menjelaskan, sejak awal pembentukan tim, target utama memang untuk tampil di Piala Dunia U-17. Proses panjang telah dijalani sejak ajang Piala AFF, kualifikasi, hingga Piala Asia U-17, dengan kerja keras dan konsistensi para pemain muda Indonesia.

“Dari awal, tujuan pembentukan tim ini adalah agar bisa tampil di Piala Dunia. Saya bersyukur, sejak persiapan dari AFF, kualifikasi, hingga Piala Asia, para pemain menunjukkan kerja yang luar biasa. Ini adalah tujuan akhir mereka di level U-17 sebelum naik ke U-20 atau U-23,” ucapnya.

Baca juga : Viral Vtuber Sena, DPD RI Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak Dan Perempuan

Meski begitu, Nova menegaskan bahwa pencapaian di Piala Dunia bukanlah akhir perjalanan mereka. Ia berharap para pemain dapat terus berkembang hingga menembus Timnas Indonesia senior.

“Piala Dunia ini adalah level tertinggi di usia mereka, dan saya ingin mereka menikmati prosesnya. Saya lebih senang kalau para pemain ini nantinya bisa bermain di timnas senior daripada hanya sukses di satu turnamen. Karena mereka adalah masa depan sepak bola Indonesia,” tambahnya.

Terkait pemain diaspora, Nova menjelaskan pihaknya terus berupaya membuka kesempatan bagi talenta berdarah Indonesia di luar negeri, dengan tetap menyesuaikan regulasi usia dan kewarganegaraan.

Baca juga : Tinjau Persiapan Jakarta Running Festival, Pramono Pastikan Jalur Siap dan Aman

“Soal pemain diaspora seperti Nicholas Indra Mjosund, memang sejak awal kami mencoba mengakomodir semua pemain berdarah Indonesia. Namun di U-17 tidak bisa dilakukan naturalisasi, jadi harus memiliki salah satu orang tua berpaspor Indonesia,” jelasnya.

Sementara mengenai fasilitas di Qatar, Nova memastikan tidak ada kendala berarti. Meski turnamen digelar di kompleks Aspire Academy dan bukan stadion besar seperti tim U-23 atau senior, kualitas lapangan dinilai sangat baik.

“Awalnya saya berharap bermain di stadion seperti tim U-23 atau senior, tapi ternyata format turnamen ini lebih seperti festival dan digelar di Aspire Academy. Namun kualitas lapangan di sana sangat baik, dan kami sudah adaptasi dengan kondisi serupa saat training camp di Bali United. Itu bukan masalah bagi kami,” tutup Nova.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.