Dark/Light Mode

Alwi Dan Dhinda Tumbang, Jorji Tumpuan Harapan Di Jepang Masters 2025

Jumat, 14 November 2025 06:05 WIB
Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Dok. PBSI)
Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gregoria Mariska Tunjung atau karib disapa Jorji menjadi harapan terakhir Indonesia di Kumamoto Masters Japan 2025. Pasalnya, langkah Alwi Farhan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi gagal menembus babak delapan turnamen BWF Super 500 tersebut.

Langkah Alwi Farhan harus terhenti di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kamis (13/11/2025). Alwi kalah dua gim langsung 19-21, 12-21 dari pemain Taiwan, Wang Tzu Wei. 

Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan. Alwi sebenarnya sempat unggul jauh 10 poin pada gim pertama dengan skor 15-5. Namun, ia gagal memanfaatkan momentum tersebut. 

Alwi mengaku panik saat lawan mengubah tempo permainan secara drastis, yang membuatnya tertikung di gim pertama. “Cukup disayangkan ya gim pertama,” kata Alwi dalam keterangan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). 

Baca juga : Sempurnakan MBG, Kepala BGN Sulit Cari Ahli Gizi

“Lawan berubah secara drastis dengan menaikkan kecepatan yang membuat saya ada kepanikan,” lanjutnya. 

Memasuki gim kedua, Alwi mengaku kesulitannya justru datang dari dalam dirinya sendiri. “Masuk ke gim kedua, saya juga kurang bisa melawan diri saya sendiri,” tambahnya. 

Meski kecewa, Alwi bertekad mengambil pelajaran dan langsung mengalihkan fokus ke Australian Open pekan depan. 

Kekalahan juga dialami tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Langkah Dhinda dihentikan pemain tuan rumah, Asuka Takahashi. Sempat merebut gim pertama, Dhinda akhirnya kalah 21-10, 16-21, 12-21. 

Baca juga : Pimpin Rakor Di Kemenkes, Gibran Happy Stunting Turun

Dengan gugurnya Alwi dan Dhinda, Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil di babak perempat final. Harapan satu-satunya ada pada Gregoria Mariska Tunjung. 

Jorji, yang merupakan unggulan keempat, lolos ke babak delapan besar setelah mengandaskan perlawanan petarung tuan rumah lainnya, Hina Akechi. 

Gregoria menang lewat dua gim sengit 23-21, 21-18. Kemenangan ini sangat berarti bagi Jorji. Ia mengaku bersyukur bisa kembali ke delapan besar setelah di dua turnamen Eropa sebelumnya (Denmark Open dan French Open, red) ia selalu kalah di babak pertama akibat sakit. 

“Langkah kecil ini sangat berarti untuk fase kembali dari sakit kemarin,” ujar Gregoria. 

Baca juga : Soal Redenominasi, Gubernur BI: Perlu Timing dan Persiapan Lebih Lama

Di babak perempat final, Jorji akan menghadapi penakluk Ni Kadek Dhinda, Asuka Takahashi. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.