Dark/Light Mode

Janji Ke Yamaha, Toprak Siap Ngegas Di MotoGP

Senin, 8 Desember 2025 05:34 WIB
Toprak Razgatlioglu. (Foto : Motosport)
Toprak Razgatlioglu. (Foto : Motosport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Toprak Razgatlioglu resmi mengawali petualangan barunya di MotoGP setelah menuntaskan musim brilian di ajang Superbike.

Datang dengan predikat tiga kali juara dunia WSBK, pebalap Turki itu langsung menebar janji manis kepada Yamaha.

Dia ingin menjadi pebalap paling kompetitif di skuad biru, bahkan sejak musim debutnya. Keputusan Razgatlioglu pindah ke MotoGP menjadi salah satu langkah besar dalam kariernya.

Baca juga : Dance, Tetap Gerak Dan Atasi Mood Di Musim Hujan

Ia bergabung dengan Pramac dan mengendarai motor Yamaha M1 V4, proyek besar Yamaha untuk kembali bersaing di papan atas setelah beberapa musim tertinggal dari Ducati dan KTM.

Menurut sang manajer, Kenan Sofuoglu, langkah ini sudah diperhitungkan matang. “Target utamanya adalah menjadi salah satu pebalap Yamaha terbaik,” ujar Sofuoglu seperti dikutip dari ESPN, Minggu (7/12/2025).

Ia bahkan menegaskan ambisi tersebut bukan sekadar katakata, melainkan keinginan nyata yang diyakini mampu diwujudkan Toprak dengan kemampuan dan kerja keras.

Baca juga : Lamine Yamal Siap Panaskan Piala Dunia 2026

Perjalanan menuju debut di MotoGP bukan tanpa tekanan. Razgatlioglu menutup musim 2025 di WSBK dengan pertarungan sengit melawan Nicolo Bulega dan dominasi Ducati.

Pengalaman melawan paket terbaik itu menjadi bekal penting ketika kini ia menghadapi tantangan baru di MotoGP, di mana Desmosedici masih dianggap motor paling superior lima tahun terakhir.

Meski ekspektasi dibatasi realita, tanda-tanda awal menunjukkan adaptasi Toprak berjalan baik. Dalam tes perdananya bersama Yamaha M1 V4, ia menjalani 53 lap dan mencatat selisih waktu yang tidak terlalu jauh dari pebalap tercepat kedua.

Baca juga : Di COP30, RI Jajaki Kerja Sama Restorasi Hutan Dengan Investor Global

Adaptasinya terhadap ban Michelin bahkan dinilai salah satu aspek paling menjanjikan. Tes awal di Aragon sebelumnya memperkaya prosesnya mengenal karakter motor MotoGP yang berbeda total dari superbike: mulai dari tenaga mesin, elektronik, hingga gaya pengereman.

Ia juga dituntut memahami dinamika paddock MotoGP, ritme akhir pekan balapan, serta interaksi teknis dengan tim yang jauh lebih kompleks.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.