Dark/Light Mode

Gulat Mulai Dipertandingkan, Indonesia Nangguk 1 Emas Dan 3 Perak

Kamis, 18 Desember 2025 06:20 WIB
Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan didampingi Sekjen PP PGSI Gusti Randa bersama atlet peraih medali cabang gulat SEA Games Thailand, Rabu (17/12/2025). (Foto: Dede/RM)
Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan didampingi Sekjen PP PGSI Gusti Randa bersama atlet peraih medali cabang gulat SEA Games Thailand, Rabu (17/12/2025). (Foto: Dede/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laporan Dede Hermawan, Wartawan Rakyat Merdeka dari SEA Games Thailand

Hari pertama pertandingan cabang gulat SEA Games 2025 Thailand menuai hasil manis. Atlet Indonesia berhasil meraih satu medali emas dan tiga medali perak. 

Medali emas dipersembahkan Muhammad Aliansyah yang setelah menumbangkan pegulat Vietnam, Bui Hun Manh dengan skor 4-3 di kelas grego roman putra 67 kg yang digelar di Pacific Hall, Sriracha, Chonburi, Thailand, Rabu, (17/12/2025). 

Kemenangan Aliansyah sangat dramatis, lantaran sempat tertinggal 0-2. Tiga menit terakhir mampu membalikkan keadaan dan berakhir dengan kemenangan. 

Baca juga : Demi RI Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia, Presiden Tindak Tegas Pejabat Yang Nakal

Bagi Aliansyah ini adalah emas ketiga kalinya setelah meraih emas SEA Games 2011 Jakarta dan SEA Games 2023 Kamboja. 

Alhamdulillah ini adalah emas ketiga saya di SEA Games. Ini adalah pencapaian luar biasa dan saya bersyukur bisa membawa nama Indonesia,” kata Aliansyah seusai pengalungan medali. 

Aliansyah mengaku akan memutuskan pensiun setelah berkarier selama 29 tahun menjadi pegulat. “Kini waktunya regenerasi. Banyak pegulat-pegulat muda yang punya potensi dan saya siap menjadi pelatih khususnya grego roman. Karena pelatih grego roman jarang,” ungkapnya. 

Sementara itu, tiga medali perak berhasil disumbangkan Andika Sulaeman yang harus mengakui kegigihan pegulat asal Vietnam, Nguyen Congmanh di kelas grego roman putra 77 kg. 

Baca juga : Pemerintah Waspada Dan Lakukan Modifikasi Cuaca, Indonesia Dikepung 3 Siklon

Dengan hasil ini, Andika gagal mempertahankan gelar setelah meraih medali emas di SEA Games 2023 Kamboja. 

Perak kedua ditorehkan Anshar Ramadhan yang kalah dari pegulat asal Vietnam, Nguyen Minh Heiu di kelas grego roman putra 97 kg. Bagi Ashar Ramadhan, medali perak ini sebagai penebus kegagalan di SEA Games 2023 Kamboja. 

Sedangkan, perak ketiga disumbangkan Lulut Gilang Saputra yang berhasil menempati posisi kedua dengan sistem pertandingan round robin atau bergiliran. Gilang kalah poin dari pegulat Vietnam, Dinh Hieu Nghiem. 

Ketua Umum Pengurus Pusat Perstuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI), Trimedya Panjaitan mengapresiasi atas pencapaian para atlet di hari pertama cabor gulat. 

Baca juga : Presiden Jenguk Ke Rumah Sakit, Keluarga Korban Mobil MBG Nangis Terharu

Menurutnya, para atlet sudah berjuang dan bekerja keras untuk mengharumkan Indonesia dipentas internasional. “Saya mengapresiasi atas pencapaian ini. Satu emas dan tiga perak adalah tidak mudah,” katanya. 

Dengan torehan satu emas dan tiga perak dari cabang gulat, sampai pukul 19.30 WIB, Indonesia kokoh di posisi kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 72 emas, 84 perak dan 90 perunggu. 

Selanjutnya, di hari kedua yang digelar hari ini (Kamis, 18/12/2025), akan mempertandingkan kelas bebas putri. Di laga tersebut, Indonesia akan menurunkan empat wakil yaitu Sarah Novita (50 kg), Ayuningtias (53 kg), Muthoharoh (57 kg) dan Karisma Tantri (62 kg). [DHN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.