Dark/Light Mode

Berlaga Di Malaysia Open, Fajar/Fikri Merasa Mulai Dari Nol Lagi

Rabu, 7 Januari 2026 06:15 WIB
Muhammad Shohibul Fikri/Fajar Alfian. (Foto: Dok. PBSI)
Muhammad Shohibul Fikri/Fajar Alfian. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memulai petualangan di musim 2026 melalui ajang Malaysia Open Super 1000. Meski datang dengan status peringkat enam dunia, Fajar/Fikri enggan jemawa. Mereka justru menaruh kewaspadaan tinggi terhadap peta kekuatan baru, terutama ancaman dari para pemain muda.

Turnamen yang digelar di Axiata Arena ini menjadi ujian pertama bagi konsistensi mereka. Fajar/Fikri menyadari bahwa setiap awal musim, dinamika persaingan selalu berubah seiring munculnya pasangan-pasangan baru yang haus akan gelar. Bagi mereka, ranking tinggi yang dibawa dari tahun lalu bukanlah jaminan kemenangan mudah. 

“Masuk tahun 2026 ini rasanya kembali dari nol, meskipun ranking masih terbawa dari tahun sebelumnya. Persaingan ganda putra sangat ketat dan semua pasangan punya peluang yang sama,” kata Fajar dalam keterangan resmi PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Selasa (6/1/2026). 

Baca juga : Hari Ini, Seluruh Anggota Kabinet Retret di Hambalang

Fajar juga menekankan bahwa dominasi pemain tertentu di musim sebelumnya tidak berarti lawan tak bisa dikalahkan. Fokus pada persiapan diri sendiri menjadi kunci utama menghadapi ketatnya persaingan di level Super 1000. 

“Siapa pun bisa dilawan, tergantung persiapan dan kesiapan masing-masing. Semua bisa terjadi di lapangan,” tambahnya. 

Hal senada disampaikan Muhammad Shohibul Fikri. Ia secara khusus menyoroti keberanian para pemain muda yang diprediksi akan memberikan ‘ledakan’ atau kejutan besar sepanjang musim 2026. Menurut Fikri, semangat juang para debutan dan pemain muda menjadi faktor yang paling diwaspadai oleh mereka sebagai pemain yang lebih senior. 

Baca juga : KUHP Yang Baru Tidak Melarang Kritik Pemerintah

“Di tahun ini akan ada banyak pasangan baru, terutama pemain muda. Itu yang harus kami waspadai karena mereka punya semangat dan keberanian,” ujar Fikri dengan tegas. 

Terkait laga perdana melawan wakil Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen pada Rabu, Fikri memastikan kondisi fisik dan mental mereka sudah siap tempur. “Persiapan sudah cukup baik, tinggal menjaga mental dan fokus saat pertandingan,” tutupnya. 

Fajar/Fikri sendiri memancang target tinggi di tahun 2026 ini. Selain mengincar gelar di turnamen-turnamen besar, mereka berambisi untuk merangkak naik ke posisi lima besar, bahkan menembus tiga besar dunia di akhir musim nanti. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.