Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Aturan Baru F1 2026 Bisa Tentukan Masa Depan Max Verstappen
Senin, 19 Januari 2026 06:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penerapan regulasi baru Formula 1 mulai musim 2026 berpotensi menjadi faktor penentu masa depan Max Verstappen di ajang balap jet darat.
Meski masih terikat kontrak dengan Red Bull Racing hingga akhir 2028, juara dunia empat kali itu membuka kemungkinan mengambil keputusan besar sebelum kontraknya berakhir.
Musim 2026 dipandang Verstappen sebagai fase krusial, seiring perubahan besar di Formula 1. Selain regulasi teknis anyar, Red Bull juga akan memasuki era baru dengan memproduksi unit daya sendiri untuk pertama kalinya.
“Tahun yang krusial? Ya, benar. Dan saya pikir dari semua orang di sekitar saya, sayalah yang paling santai tentang hal ini. Saya akan mengatasinya,” ujar Verstappen seperti dikutip dari De Telegraaf, kemarin.
Baca juga : Prabowo Minta Beasiswa untuk Mahasiswa Diperbanyak, Termasuk KIP-K
Meski terlihat tenang, Verstappen mengakui pengalaman negatif terhadap aturan baru dapat memengaruhi komitmen jangka panjangnya. Pembalap asal Belanda itu juga menegaskan tidak memiliki ambisi membalap hingga usia kepala empat.
“Saya tidak melihat diri saya balapan sampai usia 40-an. Jika pengalaman dengan regulasi baru terasa negatif, tentu itu akan memengaruhi keputusan saya,” tutur Verstappen, yang akan berusia 29 tahun pada 2026.
Di tengah berbagai spekulasi, Verstappen menegaskan niatnya untuk tetap menghormati kontrak bersama Red Bull. Hubungan personal yang kuat dengan tim disebut menjadi alasan utama dirinya masih bertahan.
“Itu adalah tujuan saya, saya selalu mengungkapkan hal itu. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan semua orang di Red Bull, dan itu sangat penting bagi saya,” ujarnya.
Baca juga : Road to JFSS 2026, Menko Airlangga Tekankan Ketahanan Pangan Nasional
Ketidakpastian masa depan Verstappen juga dipengaruhi perubahan besar di internal Red Bull. Helmut Marko dipastikan mundur dari peran penasihat motorsport setelah musim 2025. Sosok Marko dikenal memiliki peran sentral dalam perjalanan karier Verstappen sejak program junior hingga meraih empat gelar juara dunia.
Verstappen mengungkapkan adanya percakapan emosional dengan Marko usai balapan terakhir musim lalu.
“Kami melakukan panggilan yang sangat emosional setelah Abu Dhabi. Akan terasa sedikit berbeda tanpa dia, tetapi semua hal baik pasti berakhir pada suatu saat,” ujar Verstappen.
Meski tak lagi berada di struktur tim, Verstappen memastikan hubungan personal dengan Marko tetap terjaga.
Baca juga : Prabowo Tekankan Bonus Atlet SEA Games 2025 untuk Masa Depan
“Kami pasti akan tetap bertemu. Jika saya ke Graz, kami akan makan siang bersama,” katanya.
Dengan kombinasi regulasi baru F1, proyek teknis ambisius Red Bull, serta kepergian figur penting seperti Marko, masa depan Max Verstappen kini menjadi salah satu isu paling disorot di paddock. Meski kontraknya masih panjang, arah langkah sang juara dunia di era baru Formula 1 mulai 2026 masih menyisakan tanda tanya besar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya