Dark/Light Mode

Lawan PSM Makassar, Kabau Sirah Incar Poin Demi Keluar Zona Merah

Senin, 2 Februari 2026 12:42 WIB
Para pemain Semen Padang saat latihan. (Foto : Ileague)
Para pemain Semen Padang saat latihan. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Semen Padang FC bakal menjalani laga krusial saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/26.

Duel tersebut akan digelar di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026) dengan kickoff pukul 19.00 WIB.

Kabau Sirah datang ke Parepare dengan kepercayaan diri cukup tinggi usai meraih hasil imbang 3-3 melawan Bali United FC pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Semen Padang untuk kembali mendulang poin, meski bermain di kandang lawan.

Baca juga : Persijap Jepara Bidik Poin di Kandang Arema FC Demi Keluar dari Zona Merah

Pada laga kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Semen Padang tampil mengejutkan. Mereka bahkan sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya harus puas berbagi angka.

Tambahan poin menjadi kebutuhan mendesak bagi tim asal Sumatra Barat tersebut. Hingga pekan ke-18, Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 11 poin, sekaligus berada di zona merah degradasi.

Di sisi lain, PSM Makassar kini menempati posisi ke-13 dengan raihan 19 poin. Meski demikian, Juku Eja tengah dalam kondisi kurang ideal setelah menelan lima kekalahan beruntun dalam lima pertandingan terakhir.

Baca juga : Lawan Persija, Marc Klok: Ini Soal Pride dan Rivalitas

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic memastikan timnya dalam kondisi siap tempur menghadapi laga penting ini. Ia menegaskan seluruh pertandingan memiliki nilai krusial bagi timnya yang sedang berjuang keluar dari zona merah.

“Kondisi pemain kami siap untuk laga lawan PSM. Saya selalu sampaikan ke pemain bahwa semua laga untuk kami adalah penting karena ada di zona merah. Kedepan, step by step, semoga anak-anak bisa tampil lebih baik. Dan semoga tentunya nanti bisa curi poin dari PSM,” ujar Dejan Antonic.

Terkait kekuatan lawan, pelatih yang pernah menangani Borneo FC Samarinda itu mengakui PSM memiliki tradisi kuat di kompetisi nasional. Namun, ia menilai dinamika sepak bola selalu bisa berubah.

Baca juga : Malam Ini, Madura United Ingin Menjauh dari Zona Merah

“Memang sepakbola kadang naik-turun. Kita harus berpikir positif,” jelasnya.

Dejan Antonic juga menaruh harapan besar pada putaran kedua musim ini, seiring hadirnya sejumlah pemain anyar di skuad Semen Padang. Ia optimistis performa positif yang ditunjukkan saat melawan Bali United dapat menjadi titik awal kebangkitan tim.

“Putaran kedua ada banyak amunisi baru. Semoga saja kita bisa punya kesempatan untuk membuktikan. Lawan Bali United lalu, kita dapat hasil cukup positif. Semoga kita bisa membantu Semen Padang keluar dari zona merah,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.