Dark/Light Mode

BRI Super League, 5 Tim Saling Sikut Hindari Jurang Degradasi

Senin, 9 Maret 2026 13:08 WIB
Para pemain Persis Solo. (Foto : Ileague)
Para pemain Persis Solo. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peta persaingan kontestan BRI Super League 2025/26 tidak hanya menarik di papan atas. Perebutan posisi di papan bawah dengan ancaman degradasi juga berlangsung sengit dan penuh drama.

Dilansir laman resmi ileague, saat ini, lima tim yang berada di posisi terbawah masih berjibaku untuk keluar dari zona merah. Madura United FC berada di peringkat ke-14 dengan 20 poin. Tepat di bawahnya ada Persijap Jepara di posisi ke-15 juga dengan 20 poin.

Sementara itu, PSBS Biak menempati peringkat ke-16 dengan 18 poin. Posisi ke-17 dihuni Persis Solo yang mengoleksi 17 poin, sedangkan Semen Padang FC berada di dasar klasemen atau posisi ke-18 dengan jumlah poin yang sama.

Baca juga : Persib Vs Persik Kediri Malam Ini, Bojan Hodak Prediksi Laga Sengit

Ancaman degradasi juga masih menghantui PSM Makassar yang berada di peringkat ke-13 dengan 24 poin. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan 10 pertandingan dari total 34 laga musim ini, perubahan posisi di papan klasemen masih sangat mungkin terjadi.

Perolehan poin yang berdekatan membuat setiap kemenangan menjadi sangat berarti bagi tim-tim di papan bawah untuk memperbaiki posisi mereka.

Dari lima tim tersebut, Persijap menunjukkan tren yang cukup positif sejak memasuki pekan ke-21. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu sempat berada di posisi ke-17 pada pekan ke-21, lalu naik ke peringkat ke-16 pada pekan ke-22.

Baca juga : BRI Gelar Buka Bersama Pemimpin Redaksi Media Dukung Jurnalisme Berkualitas

Performa mereka kembali membaik pada pekan ke-23 dengan menembus posisi ke-15, yang berarti keluar dari zona degradasi. Posisi tersebut masih mampu dipertahankan hingga pekan ke-24.

Sebaliknya, grafik performa Semen Padang justru menunjukkan tren menurun. Pada pekan ke-21, Kabau Sirah masih berada di peringkat ke-16. Namun mereka turun ke posisi ke-17 pada pekan ke-22 dan kembali merosot ke peringkat ke-18 pada pekan ke-23 hingga pekan ke-24.

Memasuki pekan ke-25, peluang perubahan komposisi di papan bawah masih sangat terbuka. Salah satu laga yang berpotensi menghadirkan drama adalah pertemuan PSBS Biak melawan Semen Padang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (9/3/2026).

Baca juga : Disikat The Palace, Spurs Kian Dekat Zona Degradasi

Semen Padang datang dengan semangat baru setelah menunjuk pelatih kepala anyar, Imran Nahumarury. Kehadirannya diharapkan mampu mengangkat performa tim yang tengah berjuang keluar dari dasar klasemen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.