Dark/Light Mode

Erick Thohir Tegaskan Komitmen Lindungi Atlet dari Pelecehan Seksual

Kamis, 12 Maret 2026 21:16 WIB
Menpora Erick Thohir. (Foto : Kemenpora)
Menpora Erick Thohir. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi atlet dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan olahraga.

Hal itu disampaikan Erick saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia di The Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (11/3/2026). Ia menilai para atlet telah berkorban besar demi mengharumkan nama bangsa sehingga tidak seharusnya menjadi korban perlakuan tidak terpuji.

Menurut Erick, pihaknya langsung merespons setelah menerima laporan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap atlet. Namun proses penanganan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Ini sebuah hal yang jahanam. Atlet sudah berkorban, mulai dari sekolahnya, latihan, bahkan keluarganya. Tapi justru dizalimi. Ketika kami menerima laporan, kami langsung merespons dengan tetap menjunjung tinggi praduga tak bersalah,” ujar Erick.

Baca juga : Antisipasi Lonjakan Mudik, Kemenhub Siapkan Strategi Khusus di Pelabuhan Merak

Ia menegaskan, setiap dugaan pelanggaran yang memiliki unsur pidana harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga meminta seluruh federasi olahraga memperkuat sistem perlindungan bagi para atlet.

Menurut Erick, perlindungan terhadap atlet harus dilakukan secara maksimal. Ia mengaku secara pribadi sangat memahami pentingnya perlindungan tersebut.

“Kasihan atlet. Saya juga punya anak perempuan, jadi perlindungan seperti ini harus benar-benar maksimal,” kata Erick.

Terkait dugaan kasus yang muncul di cabang olahraga panjat tebing dan kick boxing, Erick mendorong agar pelaku yang terbukti bersalah mendapat sanksi tegas berupa larangan seumur hidup dari dunia olahraga.

Baca juga : Menpora Erick Thohir Kecam Pelecehan Seksual Atlet Kickboxing

Di sisi lain, Erick menyebut pihaknya memiliki prinsip yang sama dengan Komite Olimpiade Indonesia untuk menindak tegas setiap pelanggaran.

“Sebagai pimpinan kita harus memastikan semuanya bersih dan jelas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan atlet. Upaya tersebut antara lain melalui pemberian bonus serta rencana penyediaan dana pensiun bagi atlet berprestasi.

“Kita ingin menunjukkan bahwa dunia olahraga kita tidak miskin. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan bagi atlet,” kata Erick.

Baca juga : Patra Drilling Contractor Tegaskan Komitmen HSSE dalam Penutupan Bulan K3 2026

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengimbau seluruh insan olahraga untuk berani bersuara apabila mengalami atau mengetahui adanya kekerasan maupun pelecehan seksual.

Menurutnya, setiap suara dari korban maupun saksi sangat penting untuk menghentikan praktik kekerasan di dunia olahraga.

“Jangan diam. Setiap suara akan menjadi keterwakilan bagi teman-teman yang mungkin masih memilih diam. Kami siap mengawal sampai tuntas agar kebiadaban seperti ini dihapus dari dunia olahraga,” pungkasnya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.