Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
PBSI Minta Maaf, Tim Thomas Indonesia Gagal Lolos Fase Grup
Kamis, 30 April 2026 14:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PP PBSI menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan Tim Thomas Indonesia melangkah ke babak perempat final pada Thomas & Uber Cup Finals 2026 di Horsens, Denmark. Indonesia harus terhenti di fase grup setelah kalah 1-4 dari Prancis pada laga penentuan Grup D. Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga, di bawah Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Baca juga : BNI Antarkan Tim Indonesia Sukses di Piala Thomas 2026 Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, mengakui hasil ini jauh dari harapan dan menjadi tanggung jawab bersama. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik. Kami mengakui Prancis tampil lebih baik dan mampu memanfaatkan peluang di setiap partai,” ujarnya. Secara peluang, Indonesia sebenarnya masih memiliki kans untuk lolos. Kemenangan 3-2 atas Thailand sempat membuka jalan, namun kegagalan meraih hasil positif melawan Prancis membuat langkah Merah Putih terhenti lebih cepat. Baca juga : AISMOLI: Kepastian Regulasi EV, Kunci Indonesia Hadapi Krisis Energi Eng Hian menilai, keunggulan Prancis terletak pada fleksibilitas pemain, terutama kehadiran Popov bersaudara yang mampu tampil di sektor tunggal dan ganda. Hal ini membuat strategi lawan lebih dinamis dan sulit diantisipasi. Indonesia sempat memiliki peluang melalui Anthony Sinisuka Ginting. Namun, ia mengalami kendala fisik di gim penentuan saat menghadapi Toma Junior Popov dan harus kalah tipis. Harapan juga sempat bertumpu pada sektor ganda putra, namun peluang tersebut tidak berhasil dimaksimalkan. Satu-satunya poin Indonesia justru datang dari pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menang lewat rubber game. Baca juga : KOI Jempolin Timnas Hoki Putra Lolos Asian Games 2026 Kapten tim, Fajar Alfian, turut menyampaikan permohonan maaf dan menilai hasil ini menjadi pelajaran penting bagi tim. “Kami sudah berusaha maksimal, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Ini menjadi evaluasi agar kami bisa tampil lebih baik ke depan,” ujarnya. PBSI menegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, terutama dalam aspek konsistensi performa, kesiapan fisik, dan mental bertanding. Ke depan, pembenahan akan dilakukan demi mengembalikan prestasi Indonesia di ajang beregu dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya